Rabu, 1º de abril de 2026 – 08:23 WIB
VIVA – Kapal induk nuklir USS George HW Bush akan dikerahkan ke Timur Tengah com a armada kapal pendukung di tengah perang contra o Irã yang semakin berkecamuk, demikian diumumkan oleh Menteri Perang Pete Hegseth, Selasa, 31 de março de 2026.
Malásia Tidak Dikenakan Tarif Tol Selat Hormuz, Apa Alasannya?
O USS George HW Bush anunciou o ataque super-bertenaga nuklir kelas Nimitz ke-10 milik Angkatan Laut AS, que foi lançado em 2009. Com um total de 1.000 kakis e 100.000 toneladas, ele completou 90 pesawats, dois reatores nuklir para operasi jangka panjang,
Kabar tersebut muncul setelah gugus kapal induk Bush foi capturado em Norfolk, Virgínia, seperti laporan awal Navy Times sebagai pengerahan yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Hacker Irã Handala Klaim Retas Media IranWire yang Didukung CIA
Kapal tersebut akan bergabung com dois gugus kapal induk AS lainnya yang sudah berada de Timur Tengah – USS Gerald Ford, de Laut Mediterania, e USS Abraham Lincoln de Laut Arab.
Pengerahan tersebut dapat membuat tiga kapal induk AS ditempatkan di wilayah tersebut para alguns masa mendatang, menandai perluasan signifikan kehadiran angkatan laut Washington, kata laporan itu.
Ungkap Skenario Nuklir di Iran, Diplomata PBB Ini Diancam hingga Pilih Unidur dari Jabatannya
Os soldados do USS George HW Bush atacaram Trump e Hegseth, fazendo com que bahwa hari-hari paling menentukan dari selama sebulan di Iran akan segera terjadi, dan ketika ribuan pasukan AS tenhah muai dikerahkan ke wilayah tersebut to kemungkinan operasi di lapangan.
“Kita tidak akan berada di sana terlalu lama lagi. Kita seang menghancurkan mereka sekarang”, disse Trump ao The New York Post em seu telefone.
Irã telah dihantam roket AS e Israel sejak pemimpin tertingginya – Aiatolá Ali Khamenei – tewas bersama 50 pejabat tinggi pemerintah dalam serangan mendadak yang menghancurkan pada 28 de fevereiro.
Namun Tehran berhasil menutup sebagian besar Selat Hormuz – hambatan penting dalam distribusi minyak global – dan membuat pasar terguncang karena konflik terus berlanjut.
Tetapi Presidente Trump também mengindikasikan bahwa e mungkin bersedia mengakhiri perang di Irã tanpa merebut kendali Hormuz do Irã.
Dikritik, Putra Netanyahu Diminta Diusir de AS e Didesak Ikut Perang Irã
Putra perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu ajudou a diusir dari Amerika Serikat e a menempatkannya de garis depan melawan Irã.
VIVA.co.id
1º de abril de 2026




