Jumat, 15 de maio de 2026 – 09:44 WIB
Washington, VIVA – O Presidente Americano (AS) Donald Trump mengatakan China berencana untuk terus membeli minyak do Irã.
Xi Jinping Peringatkan ‘Jebakan Tucídides’ de Depan Trump, Apa Maksudnya?
“Namun pada saat yang sama, dia (Presidente China Xi Jinping) mengatakan bahwa mereka membeli banyak minyak dari sana, dan mereka ingin terus melakukannya,” disse Trump na Fox News, quarta-feira, 14 de maio de 2026.
Trump menambahkan bahwa Xi juga ingin Selat Hormuz tetap terbuka.
Trump Klaim Xi Jinping Janji Tak Akan Kirim Peralatan Militer ke Irã
Sebelumnya pada hari yang sama, Gedung Putih menyatakan bahwa pemimpin China itu juga menyampaikan minat Beijing to membeli minyak dari Amerika Serikat.
Trump se mudou para a China entre 13 e 15 de maio. A liderança de Trump com Xi se transformou em Kamis, quando o governo da China se tornou um membro da América do Norte em Taiwan.
Jadi Bulan-bulanan Israel, Líbano Adukan Irã ke PBB
Pada Jumat, kedua pemimpin dijadwalkan menggelar jamuan makan siang kerja (almoço de trabalho).
Adaptado em 28 de fevereiro, a América Serikat e Israel melancarkan serangan terhadap target-target no Irã, yang menyebabkan kerusakan dan jatuhnya korban sipil.
Irã kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas milite AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.
Chove em 7 de abril, Washington e Teerã mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu. Pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil yang jelas, e Trump memperpanjang penghentian permusuhan untuk memberi waktu kepada Iran dalam mengajukan “proposal terpadu”.
Peningkatan ketegangan akibat serbuan AS-Israel terhadap Iran itu hampir menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz yang merupakan jalur penting to pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global. Peningkatan ketegangan itu mendorong kenaikan harga bahan bakar di banyak negara di dunia. (Formiga)
Taiwan Jadi Isu Utama Pertemuan Trump-Xi Jinping em Pequim, Kunci Stabilitas AS e China
Jika isu Taiwan dikelola com baik, menurut Kementerian Luar Negeri China, hubungan bilateral akan menikmati stabilitas secara keseluruhan, dalam pertemuan Trump- Xi
VIVA.co.id
15 de maio de 2026
