Sabtu, 11 de abril de 2026 – 00h30 WIB
Jacarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengungkap pegawai gadugan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) que memerasnya Rp300 juta mengaku sebagai Kabiro Penindakan KPK.
OTT KPK de Tulungagung, 16 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Gatut Sunu Wibowo
“Benar saya diperas oleh seseorang yang mengaku Kabiro Penindakan KPK, yang meminta uang Rp300 juga mengatasnamakan pimpinan KPK,” Kata Sahroni, Jumat, 10 de abril de 2026.
Saat diminta uang com nilai Rp300 juta, Sahroni tak tinggal diam. Dia langsung mengkonfirmasi kepada pihak lembaga antirasuah tersebut.
Perfil de Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Kena OTT KPK
“Saya mengonformasi ke KPK e dinyatakan tidak benar. Maka KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya e akhirnya saya membuat laporan,” ucapnya.
“Dan saya bekerja sama dengan pihak KPK e Polda Metro e akhirnya terjadilah penangkapan orang yang mengatasnamakan pimpinan KPK tadi malam”, disse Sahroni.
OTT Lagi! Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk KPK
Kronologi Sahroni Diperas Rp300 Juta
Sebelumnya diberitakan, Sahroni mengungkap kasus pemerasan ini berawal dari seorang perempuan yang datang ke DPR dan ingin bertemu dengannya.
Dalam pertemuan, perempuan tersebut memperkenalkan diri sebagai utusan dari pimpinan KPK. Perempuan itu pun meminta uang senilai Rp300 juta kepada Sahroni.
“Jadi kronologinya ada seorang ibu datang ke DPR e meminta bertemu saya. Kemudian saya tymi dan dia mengaku utusan dari pimpinan KPK dan di situ dia meminta uang senilai Rp300 juta untuk dukungan pimpinan KPK,” kata Sahroni.
Sahroni mengatakan, dirinya langsung mengonfirmasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait utusan tersebut. Namun, KPK menyangkalnya.
“Saya langsung cek ke KPK e KPK menyangkal ada utusan tersebut,” tutur dia.
Setelah memastikan tak ada utusan resmi dari KPK, Sahroni langsung berkoordinasi com lembaga antirasuah e pihak kepolisian untuk menangkap perempuan tersebut.
“KPK kemudian melakukan kordinasi dengan Polda Metro Jaya, e setelahnya saya melapor terkait kasus ini ke Polda Metro Jaya. Saya kemudian bekerjasama dengan Polda Metro Jaya e KPK untuk menangkap orang ini dengan memberikan uang tersebut di rumahnya”, disse Sahroni.
Sahroni Beberkan Kronologi Diperas ‘Pegawai Gadungan’ KPK Rp300 Juta
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni angkat bicara soal kasus dugaan pemerasan terhadap dirinya oleh oknum yang mengaku sebagai utusan pimpinan KPK.
VIVA.co.id
11 de abril de 2026




