Início Notícias Tendangan Kungfu da EPA Jadi Alarm Keras, I.League Siapkan Hukuman Lebih Tegas

Tendangan Kungfu da EPA Jadi Alarm Keras, I.League Siapkan Hukuman Lebih Tegas

12
0
Tendangan Kungfu da EPA Jadi Alarm Keras, I.League Siapkan Hukuman Lebih Tegas

Senin, 18 de maio de 2026 – 07:12 WIB

VIVA – Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, que recebeu o prêmio de disciplina da competição Elite Pro Academy (EPA) no ano 2025/2026.

img_title

Comeback Sensasional, Sumsel United U-19 Tutup EPA Championship com Gelar Juara

Asep mengatakan persoalan disiplin masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh pihak yang terlibat dalam competisi usia muda, mulai dari club, operator liga, ofisial pertandingan hingga penonton.

Direção Operacional PT LIB, Asep Saputra

Direção Operacional PT LIB, Asep Saputra

img_title

I League Tuntas Jalankan Misi Edukasi Sepakola ke 10 Kampus Indonésia

“Saya pikir ini masih menjadi PR besar kita, não tente hanya club, tapi I.League juga, para ofisial juga, perangkat pertandingan, penonton dan lain-lain untuk bisa kembali kepada tujuannya, di usia muda harus juga dipupuk, dibina, bagaimana bersikap profesional, menghindari yang namanya melanggar sportivitas dan fair play dan mudah-mudahan akan lebih baik dimusim-musim yang akan datang,” ujar Asep kepada awak media usai final EPA Super League U20 na Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Minggu, 17 de maio de 2026.

Salah satu kasus disiplin yang menjadi sorotanmusim ini terjadi pada laga EPA U20 antara Bhayangkara Presisi Lampung melawan Dewa United Banten di Stadion Citarum, Semarang, em 19 de abril.

img_title

I Liga Beberkan Hasil Lisensi Klub, Ada yang Kena Sanksi

Pertandingan tersebut diwarnai kericuhan di akhir laga, termasuk insiden ‘tendangan kungfu’ yang dilakukan pemain Bhayangkara sekaligus penggawa Timnas Indonesia U17, Fadly Alberto Hengga, terhadap pemain Dewa United, Rakha Nurkholis.

Inside itu sempat memicu ketegangan antara kedua tim sebelum akhirnya kedua pemain sepakat berjabat tangan untuk mengakhiri persoalan secara damai. Meski demikian, Komite Disiplin PSSI tetap menjatuhkan sanksi kepada pemain yang terlibat, termasuk hukuman larangan bermain selama tiga tahun kepada Alberto Hengga.

Menanggapi hal tersebut, Asep menegaskan I.League telah melakukan sejumlah langkah to menekan pelanggaran disiplin, termasuk memperkuat kampanye fair play dan menerapkan hukuman yang tegas sesuai code disiplin yang berlaku.

“Ketika bertemu dalam satu forum bicara campanha-campanha-nya juga kita harus perkuat, perketat, hukumannya juga tentu yang sesuai dengan kode disiplin yang ada. Kita harapkan itu memberikan efek jera juga, meskipun kita tetap mempertimbangkan sisi desenvolvimento dalam rentang usia ini,” katanya. (Formiga)

Bek Kiri Persija, Dony Tri Pamungkas

I.League Resmi Hapus Aturan Wajib Pemain Sub-23 da Super League 2026-2027

I.League resmi menghapus regulasi wajib pemain kelompok umur U-23 di Super League 2026-2027. O clube é mais flexível e oferece opções de entretenimento.

img_title

VIVA.co.id

18 de maio de 2026

Fuente