Sabtu, 13 de junho de 2026 – 09:34 WIB
Jacarta, VIVA – Talenta-talenta muda bulu tangkis Indonésia kembali mendapat kesempatan menunjukkan kapasitasnya di panggung internacional. Penampilan mereka menjadi cerminan dari proses pembinaan berkelanjutan yang dijalankan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) com dukungan penuh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ou BNI.
BNI Atur Strategi Hadapi Dampak BI Rate Naik ke Permintaan Credit
Pembentukan mental juara yang ditempa melalui pengalaman bertanding secara berkelanjutan di berbagai ajang internacional terus menunjukkan hasil positif. Hal tersebut tercermin deri keberhasilan dua tunggal putra muda Indonésia, Alwi Farhan Alhasny e Mohammad Zaki Ubaidillah, ele se juntou à semifinal Australian Badminton Open 2026 em Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Austrália.
O secretário corporativo BNI Okki Rushartomo mengatakan capaian yang diraih Alwi e Ubed menunjukkan bahwa para atlet muda Indonésia memiliki kemampuan para obter o nível tertinggi sekaligus memperlihatkan hasil dari proses pembinaan yang konsisten dan berjenjang.
Regenerasi Bulutangkis Indonesia Berjalan, BNI Bangga Raymond/Joaquin Bersinar no Indonesia Open 2026
“Selain peningkatan kemampuan teknis, pengalaman bertanding di berbagai turnamen internacional juga berperan penting dalam membentuk mental juara dan daya saing atlet muda Indonésia”, kata Okki dalam keterangan tertulis.
Todos tiveram tempo para a semifinal antes de serem eliminados por Taiwan, Lee Chia Hao, na final. Alwi meraih kemenangan dua gim langsung com pontuação 21-18, 21-15. A última rodada do Aberto da Austrália foi a maior parte do tempo, o que resultou em uma grande penalidade no Aberto da Austrália, o que resultou em uma grande perda de tempo.
BNI Raih Predikat Melhores empresas para trabalhar na Ásia para Ketiga Kalinya
Hasil tersebut melanjutkan rangkaian pengalaman bertanding Alwi di sejumlah turnamen besar, setelah sebelumnya tapil di Singapore Open e Indonesia Open.
Sementara itu, Ubed menjadi wakil Indonésia kedua yang mengamankan bilhete semifinal setelah menyingkirkan Justin Hoh asal Malásia pada babak perempat final. Tampil meyakinkan, Ubed menang dua gim langsung langsung com pontuação 21-7, 21-13 hanya em 38 minutos.
Perjuangan keduanya masih berlanjut. Na semifinal, Alwi akan menghadapi Tunggal Putra Hongkong sedankan Ubed dijadwalkan berhadapan com wakil China, Dong Tian Yao. Jika keduanya mampu melewati hadangan lawan masing-masing, Indonésia berpeluang menciptakan partai todas as finais do setor indonésio tunggal putra Australian Open 2026.
Halaman Selanjutnya
“Kami berharap pengalaman bertanding di turnamen-turnamen level atas seperti ini dapat semakin memperkuat kepercayaan diri dan kematangan para atlet muda Indonésia. Proses regenerasi membutuhkan jam terbang dan kesempatan bersaing secara konsisten di level internacional,” tegas Okki.