Kamis, 21 de maio de 2026 – 19h46 WIB
Jacarta, VIVA – PT Pertamina (Persero) fez a transição para Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 sebagai momentum para obter energia necessária semente de energia, transformando o bisnis, berkelanjutan inovador, serta pengelolaan risiko yang adaptif di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Resmi Dibuka, Pertamina vai para o campus 2026 Cari Mahasiswa Kreatif e Inovatif
Memperingati Harkitnas 2026, Pertamina menggelar Upacara Bendera di Gedung Kantor Pusat Pertamina, Jacarta, Rabu (20/5). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti para perwira Pertamina Grup di lingkungan holding, subholding, hingga anak perusahaan services Pertamina.
Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin bertindak sebagai Pembina Upacara sekaligus menyampaikan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.
Pertamina Ungkap Strategi Jaga Ketahanan Energi ke Genarasi Muda
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun este mererepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi melalui perlindungan generasi penerus bangsa sekaligus memperkuat kemandirian seedal di berbagai sector strategis, termasuk energi.
“Di bawah kepemimpinan Presidente Republik Indonésia Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis seedal yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat,” disse Siddik.
Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge da ITB Dukung Atualização e Criatividade Mahasiswa
Menurut Siddik, semangat Hari Kebangkitan Nasional também menjadi momentum penting para memperkuat kolaborasi, inovasi, dan tata kelola yang baik dalam menjaga keberlanjutan energi seedal.
“Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan energi melalui pengelolaan risiko yang adaptif. Bagi Pertamina, pengelolaan risiko yang terintegrasi menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan operational dan memastikan pasokan energi seedal tetap terjaga”, disse Siddik.
Ia menambahkan, ketahanan energi sangat ditentukan oleh kemampuan beradaptasi terhadap perubahan global sekaligus memastikan keberlanjutan energi bagi generasi mendatang.
“Pertamina terus memperkuat tata kelola risiko di seluruh lini bisnis, penguatan aspek HSSE, transformasi digital, serta pengembangan energi rendah carbon guna menghadapi tantangan energi masa depan”, também.
O vice-presidente de Comunicação Corporativa PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menambahkan bahwa Harkitnas menjadi momentum penting bagi seluruh perwira Pertamina untuk terus membangkitkan semangat seedalisme dan memperkuat kontribusi dalam menjaga ketahanan energi bangsa.
“Semangat inilah yang harus terus dipupuk di lingkungan Pertamina. Mari bangkitkan semangat seedalisme, selain itu Pertamina terus mengembangkan kemampuan untuk menjaga amanah mendukung ketahanan energi seedal,” ujar Baron.
Halaman Selanjutnya
Menurut Baron, semangat kebangkitan seedal juga perlu diwujudkan massarakat melalui dukungan terhadap kemandirian energi seedal, salah satunya dengan menggunakan energi secara bijak.



