Selasa, 7 de abril de 2026 – 19h03 WIB
Jacarta, VIVA – Krisis minyak e gas global saat ini disebut lebih parah dibandingkan krisis energi pada 1973, 1979, e 2002 jika digabungkan. A oferta foi feita por meio de um bloqueio de bloqueio de Selat Hormuz que impediu a distribuição de energia.
Harga Minyak Dunia Melejit Capai US$ 113 Usai AS-Irã Saling Gertak
Agência Internacional de Energia Kepala, Fatih Birol, menyampaikan hal tersebut dalam wawancara com surat kabar Prancis Le Figaro.
“Krisis minyak dan gas saat ini yang dipicu oleh blocke Selat Hormuz lebih serius dibandingkan krisis pada 1973, 1979, e 2002 jika digabungkan,” ujarnya, sebagaimana dikutip do The Straits Times, Selasa, 7 de abril de 2026.
Dua Kapal Tanker Qatar Ubah Haluan saat Mendekati Selat Hormuz, Ubah Tujuan ke Paquistão
Ia menambahkan bahwa skala gangguan pasokan energi kali ini belum pernah terjadi sebelumnya. “Dunia belum pernah mengalami gangguan pasokan energi dengan skala sebesar ini,” katanya.
Sebagaimana diketahui, gangguan terjadi setelah Iran hampir sepenuhnya memblokir lalu lintas di Selat Hormuz sebagai respons atas serangan dari Amerika Serikat e Israel. Jalur ini biasanya dilalui sekitar 20 pessoas pasokan minyak e gas dunia.
Krisis Energi Mengintai, Singapura Siapkan ‘Tameng’ para Rakyat
Situasi tersebut memicu lonjakan harga energi global dan meningkatkan kekhawatiran terhadap dampaknya pada perekonomian dunia. Menurut Birol, negara-negara Eropa, Japão, e Austrália akan terdampak, namun negara berkembang menjadi pihak yang paling berisiko.
Negara-negara ini diperkirakan menghadapi kenaikan harga minyak dan gas, lonjakan harga pangan, serta percepatan inflasi. Para uma crise de resposta, negar a qualquer coisa da IEA será o mesmo que o mercado para melepas sebagian cadangan energi strategis. Sebagian cadangan tersebut telah mulai disalurkan dan prosesnya masih berlangsung.
Langkah este bertujuan menambah pasokan di pasar e menekan kenaikan harga energi. No entanto, a situação geopolítica de Kawasan Timur Tengah é considerada uma grande vantagem na situação geopolítica de Kawasan Timur Tengah.
IHSG Ditutup Turun 18 pontos de Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata AS-Irã
IHSG belum mampu keluar dari zona merah sampai akhir perdagangan hari ini. IHSG turun 0,26 pessoa ou 18,40 pontos no nível 6.971.03 na penutupan pasar hari ini
VIVA.co.id
7 de abril de 2026




