Início Notícias Selat Hormuz Membara! Irã Serang Kapal e Pelabuhan Minyak UEA, Misi Trump...

Selat Hormuz Membara! Irã Serang Kapal e Pelabuhan Minyak UEA, Misi Trump Justru Picu Eskalasi Baru

22
0
Selat Hormuz Membara! Irã Serang Kapal e Pelabuhan Minyak UEA, Misi Trump Justru Picu Eskalasi Baru

Selasa, 5 de maio de 2026 – 02:50 WIB

VIVA – O avanço da geopolítica global nesta fase está se tornando mais difícil em alguns momentos. Selat Hormuz, jalur vital yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan energi dunia, kini berubah menjadi titik panas konflik setelah Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah kapal dan fasilitas minyak di Uni Emirate Arab (UEA).

img_title

Dampak Perang dengan AS, Tingkat Kecemasan Warga Irã Meningkat

Ironisnya, aksi milliter Iran justru datang sebagai respons instantaneamente terhadap pengumuman Donald Trump soal Project Freedom. Operasi yang digadang-gadang sebagai “penyelamat” jalur pelayaran internacional itu malah memicu gelombang serangan balasan dalam hitungan jam. Namun alih-alih meredakan ketegangan, operasi tersebut justru memicu respons keras dari Teerã.

Serangan Balasan Irã, Kapal e Pelabuhan Jadi Sasaran

img_title

Efek Domino Perang e Perubahan Iklim, Harga Pangan Naik 50 pessoas

Pada Senin waktu setepat, o Irã dilaporkan menyerang alguns kapal di Selat Hormuz. Bahkan, sebuah pelabuhan minyak penting di wilayah Fujairah, UEA, dilaporkan terbakar setelah dihantam drone. Fujairah selama ini dikenal sebagai jalur alternativatif export minyak yang tidak melewati Selat Hormuz, sehingga serangan ini menandai perluasan target strategis Iran.

Kementerian luar negeri Coreia Selatan juga mengonfirmasi bahwa salah satu kapal dagangnya mengalami ledakan dan kebakaran di wilayah tersebut. Sementara itu, otoritas maritim Inggris melaporkan dua kapal lain turut menjadi sasaran serangan di dekat perairan UEA.

img_title

Perang AS-Irã Beri ‘Keuntungan’ Tersendiri Bagi China, Rússia e Korut

Perusahaan minyak namial UEA, ADNOC, menyebut salah satu kapal tanker kosong mereka diserang drone saat mencoba melintasi jalur tersebut.

Misi AS Dipertanyakan, Irã Klaim Kuasai Perairan

Militer AS bersikukuh menyatakan telah berhasil mengawal dua kapal dagangnya melintasi Selat Hormuz dalam kondisi aman. Namun klaim itu langsung dihempaskan oleh Teerã.

Garda Revolusi Iran com tegas menyatakan: nol kapal komersial berhasil menembus selat dalam alguns jam terakhir. Sebagai “bukti”, mereka merilis peta baru yang memperluas garis kendali maritim Irã termasuk mencaplok sebagian perairan yang semula statusnya internacional.

Tak tinggal diam, Komandan Pasukan AS di kawasan, Laksamana Brad Cooper, balik melontarkan klaim keras: pihaknya telah menghancurkan enam kapal kecil Irã e membro ultimato agar pasukan Teerã menjauhi aset-aset militer Amerika. Namun, pernyataan este kembali dibantah oleh Teerã.

Halaman Selanjutnya

Trump Dorong Negara Lain Ikut Campur

Halaman Selanjutnya

Fuente