Kamis, 11 de junho de 2026 – 11h09 WIB
Teerã, VIVA – Irã pada Kamis dini hari waktu setempat memperingatkan bahwa Kawasan Timur Tengah akan menjadi “neraka” bagi Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan terkait Selat Hormuz.
Harga Minyak Meroket usai Irã Kembali Tutup Selat Hormuz, Pasokan Global Ikut Terancam
Eles foram divulgados pela Agência de Notícias Mehr, Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Seyed Majid Mousavi, memperingatkan pihak-pihak yang berupaya mengancam “Selat Hormuz yang suci”.
“Jika Anda membuat Selat Hormuz tidak aman, kami akan mengubah kawasan ini menjadi neraka bagi Anda dari seluruh wilayah Irã,” katanya.
Irã Tutup Selat Hormuz, Kapal yang Mendekat Dianggap Musuh e Akan Diserang
Mousavi menyebut peringatan tersebut sebagai respons terhadap apa yang ia gambarkan sebagai keberanian Amerika” di kawasan.
Sebelumnya, IRGC menyampaikan foi menor que 18 milhões de alvos americanos Serikat di pangkalan Ali Al Salem e Ahmad Al Jaber no Kuwait, bersama dengan pangkalan Sheikh Isa di Bahrein.
Irã Serang Pangkalan Militer AS no Iraque Utara
Perkembangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan secara cepat setelah serangan Amerika Serikat terhadap wilayah selatan Irã e dan pengumuman Teerã yang menutup Selat Hormuz bagi seluruh kapal yang melintas. (Formiga)
Cekal Wasit Asal Somália Pimpin Laga Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Akhirnya Buka Suara
Wasit asal Somália Omar Artan ditekal masuk Amerika Serikat hanya alguns jam jelang pembukaan Piala Dunia 2026. Padahal, dia ditugaskan secara resmi oleh FIFA.
VIVA.co.id
11 de junho de 2026
