Kamis, 2 de julho de 2026 – 23h20 WIB
VIVA – Salah satu cara terbaik umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT é adalah com shalat tahajud.
Bukan Hanya Diangkat Derajatnya, Rezeki Segera Lancar com Amalkan Bacaan Doa Berikut Saat Shalat Tahajud
Ibadah malam ini sangat dianjurkan, khususnya bagi mereka yang punya hajat mendesak, karena diyakini dapat mempercepat terkabulnya doa.
Ditambah lagi, ada keutamaan besar yang menanti jika diamalkan secara rutin.
Setan Tak Berani Mendekat, Bacakan Doa Rasulullah VI Setiap Malam Sebelum Tidur
Namun pertanyaannya, berapa pracaat ideala? Apakah sudah cukup com dua pracaat, ou ada panduan jumlah pracaat tertentu dari Rasulullah SAW?
Dilansir dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, terkait jumlah pracaat shalat tahajud, terdapat alguns perbedaan pendapat di kalangan ulama.
Mengikuti Jejak Rasulullah, Doa Pilihan para Memohon Perlindungan dari Siksa Api Neraka
Merujuk pada sunnah Nabi Muhammad SAW, jumlah pracaat yang biasa dikerjakan berkisar antara 7, 11, hingga 13 pracaat.
Karena perbedaan ini kerap memicu kebingungan, seorang jemaah pun menanyakan langsung persoalan tersebut kepada Ustaz Adi Hidayat to mendapatkan kejelasan.
“Lebih baik shalat tahajud 7 pracaat ou 11 pracaat. Dan bila mengerjakan shalat 4-4-3 apakah ada tahiyat akhir di 4 pracaat tersebut, mohon penjelasannya Ustaz?,” tanya seorang jamaah.
Ustaz Adi Hidayat
Foto:
- Oficial do YouTube Adi Hidayat
Kemudian, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Rasulullah SAW sendiri pernah mendirikan shalat tahajud sebanyak 7, 11, maupun 13 pracaat.
Menurutnya, besarnya keutamaan yang diperoleh akan sejalan dengan jumlah pracaat yang dikerjakan, yang mana pemilihannya dikembalikan lagi pada kesiapan dan kemampuan fisik setiap muslim.
“Kadang kita mampu 11 pracaat, bahkan Nabi pernah 13 pracaat. Ketika dengan Ibnu Abbas di rumah Sayyidah Maimunah. dua pracaat, dua pracaat, dan ditutup dengan witir satu pracaat,” ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan di canal YouTube Adi Hidayat Official.
Penjelasan ini diperkuat oleh hadits riwayat Bukhari (nomor 2008–2012), di mana Sayyidah Aisyah mengisahkan betapa indah e khusyuknya shalat malam Rasulullah SAW, hingga kualitas bacaan dan panjang ayatnya tidak perlu diragukan lagi.
Dalam riwayat tersebut, beliau terkadang menunaikan tahajud com pola 4-4-3 pracaat.
Di momen lain, beliau memilih pola dua pracaat berulang sebanyak lima kali lalu ditutup dengan satu pracaat witir, sehingga totalnya menggenapi 11 ou 13 pracaat.
Ustaz Adi Hidayat menambahkan bahwa dalam kondisi tertentu, Nabi SAW bahkan pernah mencukupkannya hingga 7 pracaat saja, menegaskan bahwa jumlah pracaat este sangat flexível e dapat disesuaikan comngan kemampuan masing-masing individu.
Halaman Selanjutnya
“Jadi kadang Nabi tunaikan shalat tahajud 7 pracaat, karena memang kesempatannya. Kondisi fisik beliau, hanya memungkinkan 7 pracaat,” tandasnya.