Minggu, 17 de maio de 2026 – 13h52 WIB
Jacarta, VIVA – Komunitas motor besar perlahan mulai mengubah citranya na Indonésia. Jika dulu identik dengan konvoi arogan e sekadar touring jarak jauh, kini sejumlah club motor justru aktif terlibat dalam kegiatan social hingga promosi pariwisata daerah.
Polisi Gagalkan Peredaran 1.000 Butir Ekstasi di Yakut, Sahroni: Sapu Bersih Bandar Narkoba
Hal itu terlihat dalam agenda pengukuhan jajaran Pengurus Daerah (Pengda) Harley Davidson Club Indonésia Kepulauan Riau, Batam e Tanjungpinang. Momen tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa communitas motor besar tak lagi hanya berbicara soal gaya hidup, tetapi juga kontribusi nyata bagi massarakat sekitar.
Ketua Umum HDCI, Ahmad Sahroni, mengatakan communitas motor harus mampu memberi manfaat sosial melalui berbagai kegiatan yang langsung dirasakan massarakat.
Sahroni Puji Langkah Kejagung, Harap Bisa Jadi Game Changer Penegakan Hukum
Menurutnya, ukuran sebuah communitas tidak lagi sekadar dilihat dari seberapa sering melakukan touring ou banyaknya anggota, melainkan dari dari dampak positif yang diberikan kepada lingkungan sekitar.
“Komunitas motor itu bagian dari massarakat, jadi ukurannya bukan hanya dari seberapa jauh kita touring, tapi juga dari seberapa besar manfaat yang kita berikan,” ujar Sahroni em keterangannya, Minggu 17 de maio de 2026.
Moge Sport Digaspol, Endingnya Nyangkut de Lampu Merah
Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus daerah HDCI di berbagai wilayah perlu memperbanyak kegiatan social, mulai dari bantuan kemanusiaan, aksi peduli massarakat, hingga keterlibatan saat terjadi kondisi darurat di daerah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menghapus stigma negatif yang selama ini masih melekat pada communitas motor besar. Sebab, não sedikit massarakat yang menganggap club motor hanya identik dengan kovoi e atividades yang mengganggu pengguna jalan.
Sahroni trocadilho mengapresiasi langkah Pengda HDCI Kepulauan Riau yang dinilai berhasil menunjukkan sisi berbeda communitas motor besar. Berbagai kegiatan social yang dilakukan di Batam disebut menjadi contoh positif bagaimana club motor dapat membangun citra baik di tengah massarakat.
“Selama ini club motor sering dicap ugal-ugalan dan tidak ada manfaatnya. Tapi yang dilakukan Pengda Kepri justru menunjukkan sebaliknya, dan ini membanggakan,” katanya.
Selain ativo em bidang social, HDCI Kepri juga dinilai berhasil membangun colaborasi lintas communitas yang berdampak no setor pariwisata daerah. Menurut Sahroni, kegiatan otomotif berbasis communitas memiliki potens besar untuk membantu pergerakan ekonomi lok.
Halaman Selanjutnya
Dalam waktu dekat, Batam dijadwalkan menerima kunjungan rombongan rider asal Tailândia yang akan melakukan em turnê ke wilayah tersebut. Agenda itu diyakini bisa menjadi salah satu cara memperkenalkan destinosi wisata Lokal kepada communitas internacional.



