Selasa, 14 de julho de 2026 – 19h14 WIB
Jacarta, VIVA – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi alias Kiki mengatakan, keputusan S&P Global Ratings menjadi sinyal positif atas terjaganya fundamental ekonomi, dan stabilitas sistem keuangan Indonesia dalam menghadapi dinamika global.
Meski Tembus 40.54 Persen terhadap PDB, Purbaya Sebut Rasio Utang RI Masih Aman
Kiki juga menyambut baik keputusan S&P Global Ratings, yang mempertahankan Rating de Crédito Soberano Indonésia pada nível BBB com perspectiva Stabil.
“Penilaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat kinerja setor jasa keuangan, e melanjutkan reformasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi seedal,” kata Kiki dalam keterangannya, Selasa, 14 de julho de 2026.
Ungkap Risiko Penyalahgunaan AI hingga Ancaman Geopolitik ke Industri Keuangan RI, Begini Solusi OJK
Dalam laporannya, S&P menilai fundamental ekonomi Indonésia tetap didukung oleh permintaan doméstico yang kuat, kebijakan fiskal yang prudente, serta kerangka kebijakan yang credibel e flexível dalam menjaga stabilitas macroeconomics.
Soal Rating Crédito S&P, Purbaya: Lembaga Internasional yang Jujur Melihat Kebijakan Kita Baik
Seiring with itu, OJK akan terus menjalankan berbagai upaya penguatan sector jasa keuangan melalui penguatan pengawasan terintegrasi berbasis risiko, pendalaman pasar keuangan, dan peningkatan integritas dan tata kelola pasar.
Selain itu, também é uma percepção de transformação digital de sua propriedade, Undang-Undang Pengembangan e Penguatan Sector Keuangan (UU P2SK).
Kiki mengatakan, berbagai upaya tersebut dilakukan untuk memperluas kapasitas sector keuangan, dalam memobilisasi pembiayaan jangka panjang bagi dunia usaha dan pembangunan seedal.
“Langkah ini sekaligus mendukung agenda program strategis Indonesia, termasuk peningkatan investasi, transformasi ekonomi, dan penguatan daya saing seedal,” ujar Kiki.
Ele menambahkan, setor jasa keuangan seedal tetap berada dalam kondisi yang stabil, didukung oleh permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, dan profile risiko yang terjaga. Selain itu, hal itu juga didukung oleh intermediasi yang terus berkembang, sehingga mampu mendukung stabilitas system keuangan dan pembiayaan per economican.
Sebagai bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), OJK memastikan akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah, Bank Indonesia, e Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) para menjaga stabilitas sistem keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
S&P Pertahankan Rating Crédito RI, Purbaya: Siap-siap Beli Saham e Jual Dolar!
Purbaya menyarankan investidor mulai membeli saham dan menjual dólar AS, depois que a S&P Global Ratings mempertahankan peringkat crédito Indonésia com perspectiva estável.
VIVA.co.id
14 de julho de 2026
