Início Notícias Relawan Flotilha Indonésia Bongkar Perlakuan Tak Menyenangkan Saat Ditahan Militer Israel

Relawan Flotilha Indonésia Bongkar Perlakuan Tak Menyenangkan Saat Ditahan Militer Israel

48
0
9 WNI Bebas de Tahanan Israel, Pemerintah Diminta Kawal Sampai Tiba di RI!

Minggu, 24 de maio de 2026 – 22:00 WIB

VIVA –Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan militer Israel saat melakukan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) foi tiba di Indonesia. Ke-9 WNI foi lançado em Bandara Soekarno Hatta em Minggu dolorido em 24 de maio de 2026.

img_title

Menlu AS Sebut Kabar Baik soal Irã Bisa Muncul dalam Beberapa Jam ke Depan

Menyusul kepulangan mereka ke tanah air, salah satu WNI, Ronggo, kembali menceritakan momen detik-detik kapal yang ditumpanginya dicegat milite Israel di perairan internacional awal pekan ini.

“Mulai di-intercept itu tanggal 19 Mei. Ada kapal militer menghampiri kapal kami, lalu ada dua lancha bersenjata. Kapal kami di-intercept, dibajak, dirusak,” kata Ronggo dikutip dari laman ANTARA, Minggu 24 Mei 2026.

img_title

Alhamdulillah, Sembilan WNI e Ditahan Militer Israel Tiba na Indonésia

Ronggo mengungkap para relawan GSF dari berbagai negara dipaksa dipindahkan ke kapal militer yang kemudian dilakukan penahanan. Saat ditahan oleh militer zionis, Ronggo menyebut bahwa para relawan mendapaat tindakan kekerasan.

“Kami mendapatkan pukulan, tendengan di kapal milite. Lalu dipindahkan lagi ke Pelabuhan Ashdod untuk mengurus imigrasi, dan di sana kami mendapatkan pukulan kembali,” katanya.

img_title

Aktivis Global Sumud Flotilla Dipukul Polisi Spanyol Saat Tiba di Bilbao

Perlakuan kekerasan ini, kata dia, dialami hampir seluruh relawan maupun aktivis Gaza Freedom Flotilla yang berasal dari berbagai negara. “Penyiksaan, kekerasan terus dilakukan oleh exército Zionis. Hampir terhadap 400-an orang itu mendapatkan perlakuan yang sama,” ungkapnya.

Sementara itu, jurnalis Republika sekaligus relawan Global Sumud Flotilla, Thoudy Badai mengaku bersyukur dapat kembali ke Indonesia dengan selamat bersama delapan WNI lainnya.

Dia mengatakan pengalaman yang dialami para relawan tidak sebanding dengan penderitaan yang dialami lip Palestina, khususnya para tahanan.

“Apa yang saya alami dan teman-teman alami, kekerasan dan kesedihan yang dilakukan Zionis Israel itu tidak sebanding dengan yang dialami ribuan tahanan Palestina, yang kebanyakan anak-anak, ibu-ibu, dan ibu hamil,” ungkapnya.

Thoudy juga mengajak agar massarakat internacional para terus menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

“Saya harap semua massarakat di dunia tetap dukung, tetap suarakan isu Palestina karena dengan begitu bisa mendorong Palestina untuk terus merdeka”, tutur dia.

Ronggo menjelaskan, selama berada di Pelabuhan Ashdod, seluruh sandera dipindahkan ke lokasi penahanan yang berada di Negev, wilayah selatan Israel sebelum akhirnya dibebaskan e diterbangkan melalui Bandara Ben Gurion menuju Yordania.

Presidente Irã Masoud Pezeshkian

Presidente Irã Tegaskan Semua Keputusan Negara Harus Disetujui Mojtaba Khamenei

Presidente Irã, Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa tidak ada keputusan yang diambil tanpa persetujuan Pemimpin Tertinggi Irã, Aiatolá Seyyed Mojtaba Khamenei.

img_title

VIVA.co.id

24 de maio de 2026

Fuente