Início Notícias Ratusan Dapur MBG de Jawa hingga Wilayah Timur Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Ratusan Dapur MBG de Jawa hingga Wilayah Timur Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

33
0
Ratusan Dapur MBG de Jawa hingga Wilayah Timur Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Minggu, 12 de abril de 2026 – 05:00 WIB

Jacarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menangguhkan ou menghentikan sementara operasional ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wilayah II (Pulau Jawa) e Wilayah III (bagian timur) Indonésia.

img_title

Instituto Kadin Programa Beri Contoh MBG Bisa Transformasi Ekonomi Nasional

Hal itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan sesuai standard kualitas and dan keamanan pangan.

Direktur Pemantauan e Pengawasan Wilayah II BGN Albertus Doni Dewantoro melaporkan, hingga saat este jumlah SPPG yang dihentikan sementara di Wilayah II mencapai 362 unit. No período de laporan 6 hingga 10 de abril de 2026, terdapat tambahan 41 SPPG yang dikenakan sanksi penghentian sementara.

img_title

Akui ada Miskomunikasi, Purbaya: Tahun Ini Tidak Ada Lagi Pembelian Motor Listrik MBG

UMKM de Desa Danasri, Jawa Tengah, yang terbantu MBG

UMKM de Desa Danasri, Jawa Tengah, yang terbantu MBG

“Sampai hari ini, SPPG di Wilayah II yang dihentikan sementara berjumlah 362 SPPG. Laporan minggu ini, tanggal 6-10 April, terdapat 41 SPPG yang dihentikan sementara. Penindakan ini merupakan bagian dari komitmen BGN dalam menjaga kualitas layan, keamanan pangan, serta tata kelola operasional di lapangan,” kata Doni dalam keterangannya, dikutip Minggu, 12 de abril de 2026.

img_title

Efisiensi, Komisi IX DPR Minta BGN Batalkan Pengadaan Motor Listrik

Dari rincian laporan, pada Senin, 6 de abril de 2026 terdapat sembilan SPPG yang dihentikan sementara dengan berbagai tyman, seperti tidak adanya pengawas gizi dan keuangan di Bogor, Jawa Barat; menu yang tidak layak di Brebes, Jawa Tengah; serta sejumlah dapur di Jawa Timur yang masih dalam tahap renovasi.

Tidak ada penambahan kasus pada Selasa, 7 de abril de 2026, tetapi pada Rabu, 8 de abril de 2026, jumlah penindakan meningkat menjadi 15 SPPG di berbagai daerah. Selain factor renovasi, ditemukan pula dugaan kejadian menonjol berupa gangguan pencernaan di Cimahi, Jawa Barat; gerentes organizacionais individuais de Kendal, Jawa Tengah; serta cetiadaan pengawas gizi de Purworejo, Jawa Tengah.

Selanjutnya pada Kamis, 9 de abril de 2026, sebanyak 14 SPPG kembali dihentikan sementara. Permasalahan yang ditemukan meliputi aspek sumber daya manusia (SDM) em Jacarta Selatan, serta dugaan gangguan pencernaan di Bogor, Jawa Barat; Tasikmalaya, Jawa Barat; e Bantul, faça você mesmo; di samping renovasi yang masih mendominasi.

Kemudian, pada Jumat, 10 de abril de 2026, terdapat tiga SPPG yang ditindak, dengan Teman berupa renovasi yang belum selesai, dugaan gangguan pencernaan di Mojokerto, Jawa Timur; serta menu não colocado em Sampang, Madura.

Suasana dapur MBG di Brebes saat akan menyiapkan para disalurkan ke sekolah

Suasana dapur MBG di Brebes saat akan menyiapkan para disalurkan ke sekolah

Sementara itu, de Wilayah III, BGN também melakukan langkah serupa. Direktur Pemantauan e Pengawasan Wilayah III BGN Rudi Setiawan menyebutkan, de um total de 4.300 SPPG, mais de 165 unidades de antaranya foram dihentikan sementara karena tidak mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta belum memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Halaman Selanjutnya

BGN menegaskan, kebijakan penangguhan ini merupakan langkah koreif to memastikan seluruh SPPG memenuhi standar yang telah ditetapkan. Seluruh dapur yang ditangguhkan diwajibkan melakukan pembenahan sebelum dapat kembali beroperasi guna menjamin keamanan pangan e kualitas layanan bagi massarakat. (formiga)

Halaman Selanjutnya

Fuente