Selasa, 23 de junho de 2026 – 21h47 WIB
VIVA – Laga Portugal melawan Uzbequistão na jornada kedua Grup K Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu pertandingan yang menyita perhatian publik sepak bola dunia. Sorotan utama tentou tertuju kepada Cristiano Ronaldo yang tengah berada di bawah tekanan setelah penampilannya menuai kritik pada laga pembuka.
Haaland Bikin Pernyataan Mengejutkan Jelang Duel Lawan Prancis: Mereka Mungkin Juara Piala Dunia
O duelo entre Portugal e Uzbequistão será disputado no Houston Stadium, Amerika Serikat, Rabu dini hari WIB, 24 de junho de 2026. O duelo deste ano será disputado por três pontos para Portugal, mas será disputado para ser lembrado por três dias antes.
Portugal data de ke laga ini com beban cukup berat. Tim asuhan Roberto Martinez hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan República Democrática do Congo, hasil yang jauh dari ekspektasi mengingat status mereka sebagai unggulan Grup K.
Liverpool Dapatkan Pemain Bintang Piala Dunia 2026
Dalam pertandingan tersebut, Portugal sebenarnya mendominasi penguasaan bola e menciptakan sejumlah peluang. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal mengamankan kemenangan. Salah satu pemain yang paling banyak mendapat sorotan adalah Cristiano Ronaldo.
Kapten Portugal yang kini berusia 41 tahun itu dinilai tapil di badah standar. As estatísticas de Ronaldo não mencionaram que a perda de tempo no jogo e a vitória tiveram um significado significativo nas linhas desde então.
Comente Sim Terduga Messi Usai Cetak Rekor Mengerikan di Piala Dunia 2026
Meski demikian, Roberto Martinez tetap memberikan pembelaan kepada cantou megabintang. Menurutnya, pemain seperti Ronaldo selalu memiliki kemampuan mengubah jalannya pertandingan dalam satu momen penting.
“Na mesma situação, você pode memanfaatkan kualitas Ronaldo. Não há nada para fazer com que o jogador seperti Cristiano dari pertandingan ketika Anda membutuhkan gol”, disse Martinez disse FIFA.
Kepercayaan dari cantou pelatih membuat Ronaldo diperkirakan kembali menjadi titular saat menghadapi Uzbequistão. Este último se tornou um grande vencedor do Ballon d’Or, mas recebeu uma crítica crítica.
Bek Portugal, Diogo Dalot, ambos menegaskan bahwa ruang ganti tim tetap memberikan dukungan penuh kepada Ronaldo.
“Semua orang tahu bagaimana Cristiano menghadapi kritik. Tekanan adalah bagian dari kompetisi level ini. Pandangan kami terhadap dirinya tidak berubah,” ujar Dalot.
Di atas kertas, Portugal masih memiliki kualitas yang jauh lebih baik dibanding lawannya. Kehadiran Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Vitinha, João Neves, hingga Nuno Mendes participam da Seleção das Quinas memiliki banyak opsi untuk membongkar pertahanan lawan.
Halaman Selanjutnya
No entanto, Portugal não foi capaz de mudar o Uzbequistão, o que foi motivado por grandes motivos para começar a trabalhar.: