Senin, 9 de março de 2026 – 12h21 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah Provinsi DKI (Pemprov) Jacarta menyampaikan duka mendalam atas tragedi longsor gunungan sampah di Zona 4 TPST Bantargebang yang menewaskan empat orang pada Minggu, 8 de março de 2026.
Longsor Sampah Makan Korban, Zona 4 TPST Bantargebang Ditutup Sementara
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu dipicu oleh hujan extreme dengan durasi panjang yang mengguyur Kawasan tersebut.
Gubernur DKI Jacarta Pramono Anung Wibowo mengatakan peristiwa tersebut menjadi tragedi kemanusiaan yang sangat disesalkan. Pemerintah daerah, kata dia, langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat untuk megevakuasi korban serta mengamankan area longsor.
Longsor Sampah di Bantargebang, Menteri Lingkungan Hidup Sentil Pemprov Jacarta
Longsor Sampah de Bantargebang
Foto:
- Doca. Humas DLH DKI Jacarta
“Pemerintah Provinsi DKI Jacarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya empat orang dalam peristiwa longsornya gunung sampah di Zona 4 TPST Bantargebang yang terjadi pada hari Minggu yang lalu, tepatnya jam 14.30, akibat hujan lebat dan durasi panjang,” kata Pramono saat konferensi pessoa de Pendopo Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 9 de março de 2026.
KLH Panggil Pengelola TPST Bantargebang Buntut Longsor Gunungan Sampah Telan Korban Jiwa
Menurut Pramono, longo terjadi di area Zona 4A TPST Bantargebang setelah hujan deras mengguyur Kawasan tersebut dalam waktu lama. Tekanan air dan kondisi timbunan sampah yang jenuh diduga memicu runtuhnya bagian gunungan sampah.
“Peristiwa longsor tersebut di Zona 4A pada pukul 14.30 diduga dipicu oleh hujan extreme pada hari Minggu yang menyebabkan jalan operacional dan Sungai Ciketing sepanjang 40 metros tertutup sampah,” disse.
Begitu kejadian dilaporkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat guna memastikan keselamatan petugas di lapangan, menangani korban, serta menstabilkan area timbunan sampah agar layanan pengelolaan sampah ibu kota dapat kembali berjalan.
“Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat mulai kemarin untuk memastikan keselamatan petugas, melakukan penanganan korban, serta menstabilkan area agar layanan pengelolaan sampah dapat segera dipulihkan”, disse Pramono.
A operação pode ser realizada por um período prolongado com um intervalo de tempo maior. Tim gabungan terdiri de Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta e Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran, serta camera wilayah setempat.
Dalam proses evakuasi, tim gabungan mengerahkan 19 unit sekvator alat berat untuk membuka timbunan sampah serta tujuh ambulância guna mendukung penanganan korban.



