Selasa, 7 de julho de 2026 – 14h01 WIB
Jacarta, VIVA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jacarta funciona com Polda Metro Jaya diminta menertibkan keberadaan pengatur lalu lintas tidak resmi ou “pak ogah” do protocolo jalan-jalan em Jacarta.
Pramono Bakal Bahas Usulan Tarif TransJakarta Berlangganan Rp200.000 por Bulan
“Saya meminta kepada Dinas Perhubungan untuk tempat-tempat, jalan-jalan protokol yang ada pak ogah-nya ditertibkan,” ucap Gubernur DKI Jacarta Pramono Anung Wibowo, Selasa, 7 de julho de 2026.
Pramono mau Ibu Kota menjadi lebih rapi. Sehingga, dia minta agar Dishub DKI koordinasi dengan Polda Metro guna menertibkan lalu lintas dan juga pak ogah.
Pengacara Nadiem Dilaporkan ke Peradi, PN Jakpus Akhirnya Buka Suara
Pramono trocadilho minta supaya langkah itu bisa membuat lalu lintas di Jacarta menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman sehingga bisa lebih dinikmati oleh massarakat.
Selain penertiban pak ogah, Pramono juga meminta Dishub DKI agar menambah abrigo ou tempat naik turun penumpang ojek online (ojol) de berbagai titik di Jacarta.
Pura-pura Tak Tahu, Pencuri iPhone Jamaah Masjid Langsung Mengaku usa CCTV Diputar
Menurut dia, keberadaan abrigo tersebut dapat membuat lalu lintas lebih tertata karena pengemudi ojol memiliki tempat khusus untuk menunggu dan menjemput penumpang.
Dia juga menginginkan agar pembangunan abrigo tersebut tidak hanya dilakukan di sekitaran Bundaran HI, tetapi juga diperluas ke lokasi-lokasi lain di Jacarta.
“Karena para melhorar o transporte de Jacarta não tem nenhuma infra-estrutura adequada, há uma boa conectividade, ele é o mesmo com o uso do transporte aqui”, disse ele.
Ao abrir um abrigo, você pode fazer o mesmo com a pengelola gedung, uma agência de transporte, ser um transporte online.
Em samping itu, abrigo também pode ser dibangun di seluruh terminal, kemudian diperluas secara bertahap ke area stasiun. Seluruh abrigo itu nantinya dapat digunakan secara gratis oleh pengemudi ojol dan beroperasi selama 24 jam. (Formiga)
Pramono Berencana Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan City-Plaza Senayan Buat UMKM
Pramono berencana memanfaatkan jalur bawah tanah yang akan menghubungkan Senayan City e Plaza Senayan sebagai ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
VIVA.co.id
7 de julho de 2026
