Sabtu, 4 de julho de 2026 – 11h14 WIB
Jacarta, VIVA – Gubernur DKI Jacarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung pengembangan Sekolah Rakyat guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jacarta Selatan bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, Jumat, 3 de julho de 2026.
Polisi Pastikan Kematian Siswa SMP de Jatim Bukan Akibat Perundungan, Ini Motif Pelaku
Pemprov DKI Jacarta menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang to membuka peluang hidup yang mais baik sekaligus memutus garis ketidakberuntungan antargenerasi. Karena itu, o programa berbagai pendidikan yang berpihak kepada massarakat terus diperkuat.
“Tidak ada yang boleh tertinggal dalam memperoleh manfaat pembangunan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang membuka harapan bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Gubernur Pramono dikutip Sabtu, 4 de julho de 2026.
Akselerasi Pembangunan, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan Sekolah Rakyat di Empat Provinsi
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2026 kepada 707.477 peserta didik, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada 15.825 mahasiswa, serta Programa Pemutihan Ijazah Tahap I bagi 2.026 peserta Didik. Sebanyak 90 siswa di SRMA 10 Jakarta Selatan ainda é o menor número de KJP Plus.
Pramono mengatakan, Sekolah Rakyat menjadi kesempatan bagi anak-anak para mengubah masa depan mereka. Ia mengaku memahami pentingnya bantuan pendidikan karena pernah merasakannya sendiri.
Taruna Akmil Bakal Dilibatkan Latih Siswa Sekolah Rakyat, DPR Wanti-wanti Jangan Ada Militerisasi
“Saya merasakan sendiri bagaimana pentingnya bantuan pendidikan. Kalau dulu saya tidak mendapatkan beasiswa, mungkin saya tidak bisa melanjutkan sekolah. Karena itu, saya percaya Sekolah Rakyat akan menjadi investasi jangka panjang bagi anak-anak Indonésia”, katanya.
Sebagai dukungan terhadap program prioritas Presidente RI, Gubernur Pramono menegaskan Pemprov DKI siap mengkaji penyediaan lahan seluas lima hingga delapan hectaree untuk pembangunan Sekolah Rakyat berasrama yang dapat menampung sekitar 1.000 siswa di Jacarta.
“Jika memungkinkan, kami akan menyiapkan lahan sekitar lima hingga delapan hectaree untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat berasrama bagi sekitar 1.000 siswa di Jacarta. Kami berharap sekolah ini dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tandasnya.
Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jacarta terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai salah satu estratégia do programa Presidente Prabowo Subianto.
Halaman Selanjutnya
“Saya berterima kasih kepada Pak Gubernur Pramono Anung yang selama ini terus berkolaborasi agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik. Kami juga menyambut baik kesiapan Pemprov DKI untuk mendukung tambahan sekolah rintisan yang dapat menampung sekitar 1,000 siswa em Jacarta”, katanya.