Rabu, 15 de abril de 2026 – 13h35 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jacarta, que pode usar parte política (parpol), deve ter pena ou direitos de nomenclatura em meio a milik Pemprov.
Pramono Copot Lurah Kalisari Buntut Kasus Aduan JAKI Warga Dibalas Pakai AI
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD DKI Jacarta Wibi Andrino mengatakan bahwa Pemprov harus melakukan consulttasi terlebih dahulu sebelum kebijakan itu diresmikan.
Dia meyakini Gubermur Jacarta Pramono Anung tidak gegabah dalam membuat kebijakan tersebut.
Pramono Segera Susun Aturan Naming Rights Halte untuk Parpol
“Ya aturan itu kan pasti dari Pemprov DKI Jakarta ya. Ya pasti dalam membuat aturan itu pasti ada consulttasi dan bila mana itu diizinkan dan diperbolehkan,” kata Wibi kepada wartawan, dikutip Rabu 15 de abril de 2026.
No entanto, Wibi mengusulkan agar izin pembelian naming rights bagi parpol diperluas ke stasiun MRT. Diketahui, Pramono baru berencana membro de direitos de nomenclatura importantes para a Transjacarta.
Parpol Bisa Beli Naming Rights Halte, Pramono: Asal Tak Ganggu Keindahan Kota
“Tadinya malah saya berpikir kalau ada naming rights di stasiun MRT, itu lebih keren lagi,” jelasnya.
Di sisi lain, dia menyebut Partai NasDem akan membeli naming rights Halte Gondangdia apabila kebijakan tersebut sudah diresmikan.
“Ya, saya ingin menjajak itu untuk Partai NasDem bila mana ini menjadi satu aturan yang terbuka, selama itu ada harga dan juga transparan ya,” disse Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta itu.
“Kita mau coba ada halte di dekat Kantor NasDem, Halte Gondangdia menjadi Halte Gondangdia NasDem,” disse Wibi.
tvOnenews/Syifa Aulia
Pramono: Kasus Laporan JAKI Warga Dibalas Pakai AI de Kalisari Coreng Wajah Jacarta
Gubernur DKI Jacarta, Pramono Anung mengatakan kasus laporan warga no aplicativo JAKI yang dibalas menggunakan foto hasil kecerdasan buatan (AI) mencoreng wajah Jacarta.
VIVA.co.id
15 de abril de 2026




