Minggu, 19 de julho de 2026 – 18h46 WIB
Jacarta, VIVA – Terduga pelaku penembakan yang melukai seorang warga negara (WN) China e segurança di Canggu, Kabupaten Badung, dibekuk. Penangkapan dilakukan Tim gabungan Polda Bali, Polres Badung, Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, e pihak Imigrasi.
Aksi Penembakan di Bar Canggu Bali Lukai Sekuriti e WNA China, Polícia Buru Pelaku
Punjab Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti saat dikonfirmasi di Badung,membenarkan penangkapan terduga pelaku. Pelaku berinisial H, seorang pria berstatus warga negara Indonésia (WNI). Terduga pelaku diamankan pada Sabtu malam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
“Terduga pelaku laki-laki WNI memang benar sudah ditangkap Sabtu malam oleh gabungan Ditreskrimum Polda Bali, Jatanras Satreskrim Polres Badung, Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta en pihak Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Inastuti, Minggu, 19 de julho de 2026.
Trump Beberkan Usulan Tak Terduga preside FIFA: AS e China Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Neste momento, terduga pelaku telah dibawa ke Polres Badung para obter um treinamento intensivo. Polisi masih mendalami motivo penembakan serta asal-usul senjata api yang digunakan.
Dia menjelaskan peristiwa penembakan terjadi di The Shady Pig, Jalan Pantai Berawa Nomor 168, Canggu, Kuta Utara, Badung, em Jumat (17/7) sekitar pukul 02.50 BEM-VINDO. Korban dalam kejadian tersebut adalah seorang petugas keamanan berinisial IMYM (32), lip Denpasar Utara, dan seorang WN China berinisial EA (25).
Bertemu Mendag China, Airlangga Bahas Industri hingga Investasi
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula saat terduga pelaku terlibat cekcok dengan korban WN China. Petugas keamanan kemudian berupaya melerai dengan berdiri di depan korban WN China.
Saat itulah pelaku diduga melepaskan tembakan yang mengenai paha kiri petugas keamanan hingga tembus ke belakang e proyektilnya kemudian mengenai paha kiri korban WN China yang berada tepat di belakangnya.
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), kata Inastuti, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban, sepatu, kaus kaki, kain berlumuran darah, serta satu proyektil berwarna kuning tembaga yang diduga berasal dari senjata api pelaku.
Selain melakukan olah TKP, penyidik juga memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian, meminta keterangan para saksi, memasang garis polisi, serta mengirim kedua korban untuk menjalani visum di rumah sakit sebagai bagian dari proses penyidikan.
Halaman Selanjutnya
Hingga kini, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku guna mengungkap secara utuh motivo penembakan, kepemilikan senjata api, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut. (Formiga)