Polda Riau Bongkar Aliran Dana Rp1.8 M de Kasus Gading Gajah, Sejumlah Aset Di

Kamis, 11 de junho de 2026 – 20h29 WIB

Pekanbaru, VIVA – Polda Riau não é uma pena em termos de perdas e perdas em Sumatra.

img_title

Kapolda Riau Beri Nama Anak Gajah Tesso Nilo ‘Nona Seroja’, Ada Makna Mendalam di Baliknya

Polisi kini membongkar dugaan pencucian yang diduga dilakukan para tersangka para menyamarkan keuntungan hasil kejahatan terhadap satwa dilindungi tersebut.

Pengembangan perkara itu megungkap perputaran dana mencapai miliaran rupiah yang diduga berasal dasi atividades de perda ilegal de gajah Sumatera. Sejumlah aset bernilai tinggi trocadilho telah disita penyidik.

img_title

KPK Tetapkan 4 Tersangka Suap Anggota BPK de Kasus Bupati Muara Enim

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Ade Kuncoro mengatakan pengusutan tindak pidana pencucian uang (TPPU) merupakan kelanjutan dari kasus perburuan e perdagangan gading gajah yang sebelumnya berhasil dibongkar jajaran Polres Pelalawan bersama Ditreskrimsus Polda Riau.

Kasus tersebut sempat menjadi perhatian luas setelah penyidik ​​​​mengungkap jaringan perburuan gajah Sumatera yang menyebabkan kematian seekor gajah jantan dewasa di wilayah Ukui, Kabupaten Pelalawan, em fevereiro de 2026.

img_title

Kasus PT Dana Syariah Indonésia Makin Panas, Eks Pejabat OJK Jadi Tersangka

Dalam perkara pokoknya, polisi telah menetapkan 17 orang sebagai tersangka. Sementara tiga orang lainnya masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Namun bagi penyidik, pengungkapan pelaku lapangan saja belum cukup. A política permite que a economia seja garantida e que o motor não funcione corretamente.

“Tujuannya jelas, yaitu memutus rantai kejahatan dari sisi ekonomi sehingga jaringan ini tidak lagi memiliki kemampuan financeira untuk beroperasi”, Kata Ade, Kamis, 11 de junho de 2026.

Hasil penyidikan menunjukkan adanya dugaan pencucian uang yang dilakukan tersangka berinisial FA e FS. Keduanya diduga menyamarkan hasil kejahatan melalui berbagai transaksi keuangan dan pembelian aset.

Da análise da transação, o custo pode ser perputaran dana senilai Rp1,872 miliar yang berasal de 34 transações e diduga berkaitan com perdagangan gading gajah.

Tak hanya itu, penyidik ​​​​juga menemukan Fakta bahwa FA diduga bukan pemain baru dalam kejahatan tersebut. Dia disebut telah terlibat dalam sedikitnya sembilan aksi perburuan gajah Sumatera sejak tahun 2014.

Menurut Ade, tyman itu menunjukkan bahwa perdagangan satwa liar telah berkembang menjadi kejahatan terorganisir yang didorong reason keuntungan ekonomi.

“Karena itu pendekatan siga o dinheiro menjadi instrumen penting untuk membongkar jaringan secara menyeluruh,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Dalam pengembangan perkara TPPU tersebut, penyidik ​​​​turut menyita sejumlah aset yang diduga dibeli menggunakan hasil perdagangan satwa mentiroso.

Halaman Selanjutnya

Fuente