Minggu, 19 de julho de 2026 – 21:00 WIB
Kuala Lumpur, VIVA – Perdana Menteri (PM) Malásia Anwar Ibrahim akan menyampaikan penjelasan ke parlemen negara itu mengenai isu kerugian investasi lembaga Dana Pensiun (dapen) pegawai negeri sipil Malaysia (Kumpulan Wang Persaraan/KWAP) di lembaga startup akuakultur asal Indonesia eFishery.
PM Malásia Akan Usir Warga Israel yang Masuk Wilayahnya
“Saya akan menjawab pertanyaan di Dewan Negara besok,” kata Anwar yang juga merupakan Menteri Keuangan Malaysia, kepada media di Ipoh, Perak, Malaysia, Minggu.
Sebelumnya Kementerian Keuangan Malásia mengkonfirmasi bahwa KWAP menjadi korban penipuan terorganisir dalam investasi menyusul manipulasi laporan keuangan oleh manajemen eFishery.
BP Rebana Tawarkan Investidores Kawasan Indústria de Ajang SIBS 2026
eFishery merupakan perusahaan rintisan teknologi akuakultur asal Indonesia yang didirikan pada 2013. Perusahaan ini aliwya dikenal sebagai pelopor solusi budidaya perikanan cerdas—seperti mesin pakan ikan otomatis yang dikendalikan.
Tahun lalu, salah satu pendiri eFishery, Gibran Huzaifah dilaporkan telah dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara oleh pengadilan di Bandung, Jawa Barat, setelah dinyatakan bersalah atas tindak pidana penggelapan dan pencucian uang.
John Herdman Tiba-tiba Singgung Malásia usa Bicara Kekuatan Vietnã, Ada Apa com Pelatih Timnas Indonésia?
Secara terpisah, KWAP, dalam keterangan tertulisnya, menyatakan teh menginvestasikan 163,4 juta ringgit di eFishery, yang mewakili sekitar 2,51 persen do total kepemilikan saham perusahaan.
KWAP significa pihaknya merupakan pemegang saham minoritas na eFishery. Sementara mayoritas saham perusahaan dipegang oleh investidor lain termasuk investidor institucional global besar yang juga terkena dari pelanggaran tersebut.
Menurut KWAP, tindakan tindak lanjut yang tepat telah diambil sesuai com kerangka tata kelola e dan akuntabilitas internal.
Di sisi lain Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) também menyatakan sebuah tim telah dibentuk untuk mempelajari e memeriksa secara menyeluruh masalah kerugian investasi tersebut. (Formiga)
Timnas Indonésia Ingin Juara Piala AFF 2026, Begini Jawaban Berkelas Thom Haye soal Malásia hingga Vietnã
Gelandang bintang Timnas Indonesia, Thom Haye, ditanyakan tentang kualitas dari para lawan di Piala AFF 2026. Malásia, Vietnã hingga Tailândia akan menjadi pesaing.
VIVA.co.id
18 de julho de 2026
