Início Notícias Pesan Menyentuh Ibu Reza Rahadian saat Sang Anak Pilih Jadi Mualaf

Pesan Menyentuh Ibu Reza Rahadian saat Sang Anak Pilih Jadi Mualaf

19
0
Pesan Menyentuh Ibu Reza Rahadian saat Sang Anak Pilih Jadi Mualaf

Sabtu, 28 de março de 2026 – 01:30 WIB

Jacarta, VIVA – Keputusan Reza Rahadian para memeluk Islam ternyata tidak hanya menjadi perjalanan espiritual pribadi, tetapi juga menghadirkan momen emosional bersama keluarganya. Salah satu yang paling menyentuh adalah pesan dari cantou ibu saat mengetahui pilihan besar tersebut.

img_title

TERPOPULER: Agama Chef Juna Terungkap, Reza Arap Salting Didatangi Fuji e Dijuluki ‘Furap’

Alih-alih menolak ou menentang, ibunda Reza yang memiliki keyakinan berbeda justru memberikan dukungan penuh. Pesan sederhana yang ia sampaikan menjadi pegangan hidup bagi cantou o ator hingga kini, sekaligus menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak harus memecah hubungan keluarga. Role ke bawah para simak artikel selengkapnya.

Momen ketika Reza akhirnya jujur ​​​​kepada ibunya trocadilho menjadi titik penting dalam hidupnya. Ia mengungkap bahwa proses tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan melalui perjalanan panjang yang ia jalani secara diam-diam sejak usia muda.

img_title

Reaksi Adem Ibu Reza Rahadian saat Tahu Anaknya Ingin Masuk Islam

“Jadi waktu umur 19 tahun aku tuh pernah bercerita, Mah nih kakak sebenarnya dari kemarin udah sering bolak-balik ke masjid, ikut salat, belajar diam-diam gitu. Tapi lama-lama kayak aku diam-diam terus ya. Akhirnya aku mencoba terbuka ke mama dan mama membuka itu dengan sangat terbuka,” ungkap Reza Rahadian no seu programa de TV yang dipandu Irfan Hakim, dikutip pada Sabtu, 28 de março de 2026.

Setelah pengakuan tersebut, cantou ibu memberikan najhat yang begitu membekas dalam hati Reza. Bukan hanya menerima, tetapi juga mendorongnya para menjalani keyakinan dengan sungguh-sungguh.

img_title

Cerita Reza Rahadian Jadi Mualaf, Diam-Diam Sering ke Masjid hingga Akhirnya Jujur ke Sang Ibu

“(Pesannya) kalau kamu udah yakin jalani, pesan mama cuman satu ya, jadikan agamamu pegangan hidup dan lakukan sebaik-baiknya. Gitu aja,” ugkapnya lagi menceritakan.

Perjalanan espiritual Reza sendiri dimulai sejak usia 19 tahun. Saat itu, ia mulai tertarik mempelajari Islam secara mandiri. Bahkan, ia sering datang ke masjid tanpa sepengetahuan keluarga untuk belajar dan memahami ajaran agama yang akhirnya ia pilih.

Keputusan tersebut tentu bukan hal mudah, terutama karena ia berasal dari keluarga com latar belakang keyakinan berbeda. No entanto, dukungan dari cantou ibu justru menjadi kekuatan besar yang membuatnya semakin mantap melangkah.

Menariknya, perbedaan agama dalam keluarga mereka tidak menjadi penghalang to tetap menjaga keharmonisan. Reza mengungkap bahwa kebersamaan tetap terjalin erat, terutama saat momen hari raya.

Halaman Selanjutnya

“Biasanya (lebaran) ngumpulnya di rumahku karena kalau mama sebaliknya natalan, kan mama beda keyakinan”, disse Reza.

Halaman Selanjutnya

Fuente