Início Notícias Pengakuan Bos Ayam Goreng em Bekasi Temukan Mayat Pegawainya em Dalam Freezer

Pengakuan Bos Ayam Goreng em Bekasi Temukan Mayat Pegawainya em Dalam Freezer

14
0
Pengakuan Bos Ayam Goreng em Bekasi Temukan Mayat Pegawainya em Dalam Freezer

Senin, 30 de março de 2026 – 06:07 WIB

VIVA – Penemuan mayat salah seorang pegawai warung ayam goreng geprek di lalam freezer di Kabupaten Bekasi menghebohkan lip sekitar. Pemilik kios usaha ayam geprek, Elen Saputra, adalah pihak yang pertama menemukan pegawainya itu tewas di dalam lemari pendente.

img_title

Merinding de biquíni! Detik-detik Pegawai Ayam Goreng de Bekasi Ditemukan Termutilasi no Freezer

Menurut Elen, korban bernama Pak Bedul yang berusia sekitar 45 tahun itu ditemukan tewas di tempat usahanya yang berlokasi di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (28/3), menemukan mayat salah seorang pegawainya dalam freezer. Bedul merupakan pekerya lepas.

Ia mengatakan penemuan mayat pegawainya tersebut bermula saat dirinya mendatangi quios to memeriksa kondisinya yang ditinggalkan para pegawai mudik Lebaran.

img_title

Tersangka Pembunuh Cucu Mpok Nori Terancam Penjara Seumur Hidup

Dari celah pintu, eu mengatakan melihat sesuatu yang mencurigakan di lalam freezer e dirinya sontak terkejut saat mendapati jasad korban sudah terbungkus kain dan plastic di lamesin pembeku makanan tersebut.

“Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastic di dalamnya,” kata Elen

img_title

Terungkap! Alasan Mantan Suami Bawa Kabur Karpet e Ponsel Usai Habisi Cucu Mpok Nori

Você pode fazer isso com membros de guerra e melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Serang Baru e Polres Metro Bekasi mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Elen mengungkapkan korban juga merupakan petugas keamanan ruko setepat, selain sebagai pekerja lepas pada usaha miliknya. Saat menemukan jasad korban, menurut dia, alguns barang operacional toko hilang.

“Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Seu motor operacional,” katanya.

Elen mengaku belum dapat memastikan ada ou tidaknya korelasi atas hilangnya dua sepeda motor operational toko miliknya dengan kejadian penemuan jasad itu. Namun dirinya memastikan pegawainya não dapat dihubungi seja em Jumat, 27 de março de 2026.

“Karyawan (tetap) saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat whatsapp juga ceklis satu,” ujar dia.

Halaman Selanjutnya

Ia mengatakan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian. “Saya não bisa menduga ou aau menyimpulkan juga ada kaitan ou tidak antara sepeda motor hilang e dan penemuan jenazah, saya serahkan ke polisi saja.”

Halaman Selanjutnya

Fuente