Início Notícias Pemerintah Mau Pangkas Bunga KUR Jadi 5 Persen, OJK Tegaskan Ini

Pemerintah Mau Pangkas Bunga KUR Jadi 5 Persen, OJK Tegaskan Ini

27
0
Pemerintah Mau Pangkas Bunga KUR Jadi 5 Persen, OJK Tegaskan Ini

Selasa, 12 de maio de 2026 – 10h34 WIB

Jacarta, VIVA – Pemerintah berencana mengubah bunga Credit Usaha Rakyat (KUR) menjadi maximal 5 pessoas dari sebelumnya saat ini 6 pessoas. Hal tersebut guna memperluas akses pembiayaan bagi massarakat dan pelaku UMKM.

img_title

Terungkap! Estimativas de Waktu Kematian Kacab Bank Korban Penculikan e Pembunuhan

Merespons hal tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung penuh kebijakn tersebut e akan berkeja sama dengan pemerintah memformulasikan kebijakan ini.

“Tentu saja ini sangat baik untuk mendukung massarakat kita untuk bisa mendapatkan fasilitas tersebut,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi saat dijumpai media di Bursa Efek Indonesia, Jacarta, dikutip Selasa, 12 de maio de 2026.

img_title

Ada Bekas Mirip Kuku do Leher Kacab Bank yang Dibunuh 3 Anggota TNI, Diduga Korban Dicekik

Friderica ou akrab disapa Kiki mengatakan bahwa pihaknya telah membahas kebijakan ini dalam rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani algunsapa waktu lalu.

Ia menambahkan, bahwa OJK mendorong perusahaan-perusahaan BUMN selain perbankan yang memiliki kapasitas penyaluran credit yang baik to turut menjadi penyalur KUR.

img_title

Istri Kacab Bank Tolak Permintaan Maaf 3 Prajurit TNI Pembunuh Suaminya: Hati Saya Sakit Seumur Hidup

Kiki juga menyampaikan, kebijakan KUR terbaru juga selaras dengan penguatan kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang ditetapkan OJK.

Dalam rangka mendukung percepatan program 3 juta rumah, OJK memutuskan bahwa informasi yang akan ditampilkan dalam laporan SLIK adalah credit or pembiayaan com nominal di atas Rp1 juta, baik berdasarkan plafon maupun baki debet setiap debitur.

Sebelumnya, Presidente RI Prabowo Subianto dalam pidato pada peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jacarta, Jumat (1/5), menegaskan pemerintah segera mengucurkan KUR com bunga maximal lima persen per tahun untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil.

“Saya sudah perintahkan banco-banco milik RI sebentar lagi kita akan kucurkan KUR no máximo 5 pessoas satu tahun,” kata Presidente Prabowo.

Presidente menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil karena selama ini massarakat kecil, termasuk buruh, petani, dan nelayan, kerap terjerat bunga pinjaman yang sangat tinggi.

Menurutnya, penghasilan rakyat tidak boleh habis hanya untuk membayar bunga pinjaman yang memberatkan. Sebagai tindak lanjut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menghitung perubahan anggaran subsidi bunga KUR untuk memenuhi arahan Presidente Prabowo Subianto.

Halaman Selanjutnya

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Sudarto dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi April 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (5/5), menjelaskan penurunan besaran subsidi bunga itu akan turut mengubah pagu angaran.

Halaman Selanjutnya

Fuente