Sabtu, 20 de junho de 2026 – 00:30 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Canadá, Jesse Marsch meluapkan kekecewaannya terhadap reaksi kubu Qatar setelah gelandang Canadá Ismael Kone mengalami patah kaki akibat tekel keras Assim Madibo dalam pertandingan yang berlangsung dan berakhir dengan kartu merah bagi pemain Qatar tersebut, Jumat, 19 de junho de 2026.
Lenda do MU Kritik Cristiano Ronaldo, Sebut Kehadirannya Jadi Masalah bagi Portugal
Marsch menilai keputusan wasit mengusir Madibo sudah tepat karena pelanggaran tersebut berujung pada cedera serius yang memaksa Kone dilarikan ke rumah sakit para realizar operações. Ia mengaku tidak memahami mengapa bangku cadangan Qatar masih memperdebatkan kartu merah yang diberikan wasit.
“Saya não mengerti reaksi dari seluruh bangku cadangan mereka yang mencoba memulai perkelahian tentang kartu merah padahal pelanggaran jelas baru saja terjadi, sampai menyebabkan kaki seorang pemain patah,” kata Marsch seusai pertinente, dikutip do Irish News.
Prediksi Brasil x Haiti, Seleção Bidik Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
Pemain Canadá, Ismael Kone
Foto:
- REUTERS/Agustín Marcarian
Menurut Marsch, dentro de tersebut terjadi tepat di depan bangku cadangan Canadá. Benturan yang terjadi disebut sangat keras hingga orang-orang yang berada di sana dapat mendengar suara tulang yang patah.
Terceiros: Bojan Hodak Jadi Pelatih Timnas Malásia, Eks Pelatih Timnas Indonésia Masuk 7 Rekrutan Terbaik Real Madrid
“Kejadinnya tepat di depan bangku cadangan, todo orang bisa mendengar suara tulang patah,” ujarnya.
Meski mengecam reaksi kubu Qatar, Marsch menegaskan bahwa Madibo foi menunjukkan itikad baik setelah pertandingan. Pemain Qatar itu disebut mendatangi ruang ganti Canada to menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Kone.
“Izinkan saya memperjelas, pemain tersebut meminta maaf kepada Ismael, datang ke ruang ganti dan meminta maaf kepadanya. Saya rasa dia tidak bermaksud melakukan tekel yang begitu mengerikan ou menciptakan situasi seperti ini”, disse Marsch.
Ketegangan antara kedua tim berlanjut setelah pertandingan berakhir. Março e pelatih Qatar Julen Lopetegui sempat terlibat adu mulut di lapangan.
No entanto, Marsch não memilih tidak mengungkapkan secara rinci penyebab perselisihan tersebut. Ia menegaskan tidak ingin memperpanjang polemic yang terjadi seusai laga.
Pemain Timnas Canadá, Ismael Kone alami patah kaki saat melawan Qatar di Piala Dunia 2026
“Saya tidak akan menghbiskan satu detik pun untuk membahasnya. Itu tidak layak untuk kita bahas,” ujar Marsch.
Cedera yang dialami Kone menjadi perhatian utama setelah pertandingan karena tingkat keparahannya. Gelandang Canadá é muito importante para os meios de comunicação e operações de sucesso depois de mengalami patah kaki akibat tekel keras yang terjadi di dekat area teknis kedua tim.
Irã Murka di Piala Dunia 2026! Merasa Diperlakukan Tak Adil hingga Siap Gugat FIFA
Timnas Irã não foi lançado antes de Piala Dunia 2026. Team Melli siap menggugat FIFA depois de cair no AS e perder o jogo.
VIVA.co.id
20 de junho de 2026
