Jumat, 3 de abril de 2026 – 22h08 WIB
VIVA – Pengorbanan besar harus dilakukan sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang bekarier di Liga Belanda. Mereka bahkan harus rela kehilangan berbagai fasilitas di Belanda setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Pasporgate Timnas Indonésia Berbuntut Panjang, PSSI Tegaskan Status WNI Aman tapi Karier Pemain Terancam
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji menegaskan bahwa kasus paspor e surat izin kerja yang menimpa sejumlah pemain Timnas Indonésia na Liga Belanda bukan ranahnya PSSI. Persoalan itu disebut olehnya murni masalah administrasi hukum dan peraturan Negeri Kincir Angin.
Sebanyak empat pemain diáspora Timnas Indonésia saat ini diterjang masalah paspor e izin kerja di Liga Belanda. Ele é formado por Dean James (Go Ahead Eagles), Nathan Tjoe-A-On (Willem II Tilburg), Justin Hubner (Fortuna Sittard) e Tim Geypens (FC Emmen).
Liga Belanda Ultimatum Pemain Timnas Indonésia
Mantenha-se ativo e bem-sucedido na Belanda, mas Karen não fez nada para se tornar um membro da Liga Belanda. Mereka terdaftar sebagai pemain Uni Eropa. Padahal, Dean James e tiga pemain lain sudah melakukan proses naturalisasi também conhecido como menjadi warga negara Indonésia (WNI).
Berdasarkan hukum Belanda, siapa trocadilho yang secara sukarela memperoleh kewarganegaraan lain, secara otomatis kehilangan kewarganegaraan Belanda-nya. Baik Belanda maupun Indonésia não mengizinkan kewarganegaraan ganda.
4 Pemain Timnas Indonésia Terseret Pasporgate di Belanda, Begini Jawaban PSSI
Akibatnya, Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On e Tim Geypens serão liberados para o clube masing-masing. Não há atividades diizinkan, berlatih, e fazer instalações de clube com habilidades pessoais.
Sumardji selaku BTN PSSI, menjelaskan, masalah yang dialami empat pemain Timnas Indonésia bukan persoalan PSSI. Ia memberikan klarifikasi bahwa hal tersebut murni urusan domestic Belanda.
Menurut Sumardji, hal teknis administrasi yang berkaitan dengan peraturan di Belanda yang menimpa for penggawa Garuda não mempengaruhi status para permanecer em Timnas Indonésia.
“Mengenai permasalahan yang ada di club-club Eredivisie, maka itu masalah teknis administrasi yang berkaitan dengan hukum e dan peraturan di Belanda,” jelas Sumardji dalam keterangan resmi PSSI.
Lebih lanjut Sumardji mengatakan para permanecer na diáspora yang lahir, besar, hidup dan memiliki keluarga di luar Indonésia, punya kecintaan luar biasa terhadap Indonésia saat memutuskan menjadi WNI.
Halaman Selanjutnya
Para pemain diáspora, kata Sumardji, juga sudah megetahui konsekuensi terhadap keputusannya menjadi WNI. Termasuk merelakan segala fasilitas yang didapat di negara lamanya.



