Kamis, 9 de julho de 2026 – 02:30 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Sub-17 Malásia, Muhammad Shukor Adan, marcou 0-3 para Timnas Indonésia U17 em 17 de julho de 2026 no Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa em 7 de julho de 2026.
Mídia Malásia Heran! Timnas Indonésia Sudah Tancap Gas, Harimau Malaya Masih Jalan di Tempat Jelang Piala AFF 2026
Menurutnya, ada tiga Faktor utama yang membuat Malaysia gagal mengimbangi permainan tuan rumah, yakni hilangnya konsentrasi, menurunnya intensitas permainan, dan berkurangnya agresivitas saat bertahan.
Muhammad Shukor Adan mengakui hasil tersebut cukup sulit diterima. Namun, ia menegaskan kekalahan itu merupakan bagian dari proses yang harus dilalui timnya no persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.
Vietnã Tebar Ancaman ke Timnas Indonésia! Atacante Naturalisasi Menggila, Sapu Bersih 2 Kemenangan na Coreia do Sul
Timnas Indonésia U17 Tekuk Malásia U17 3-0
“Pertandingan kedua kalah 3-0, agak berat juga untuk diterima. Tapi ini adalah bagian dari sepak bola,” ujar Muhammad Shukor Adan kepada awak media seusai pertandingan.
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipilih John Herdman para Piala AFF 2026, Siapa Saja?
Menurut mantan pemain Kuala Lumpur City FC tersebut, Timnas Indonésia U17 mampu memanfaatkan setiap kesalahan yang dilakukan para pemain Malásia, terutama ketika timnya kehilangan fokus saat bertahan.
“Bila kita dalam fase bertahan, kita hilang konsentrasi, kita hilang intensitas, kita hilang agresivitas, dan kita dihukum oleh pasukan Indonésia”, kata Shukor Adan.
Meski menelan kekalahan com selisih tiga gol, ia enggan menyalahkan anak asuhnya. Pelatih berusia 41 tahun itu memilih menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki performa tim.
“Saya não mau menyalahkan pemain, yang paling penting sekali saya harus mencoba melakukan yang terbaik,” ujarnya.
Shukor Adan também menjelaskan bahwa laga kedua dimanfaatkan para membros kesempatan bermain kepada enam hingga tujuh pemain yang sebelumnya belum banyak tapil. Dari pertandingan tersebut, ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran yang menjadi bahan avaliasi tim.
“Dan pemain-pemain yang diberi peluang, hampir 6-7 pemain diberi peluang para o jogo malam tadi, dan banyak hal yang akan kita pelajari do jogo malam kedua ini”, katanya.
Selain tiga fator di atas, Shukor Adan turut menyoroti kondisi kebugaran para pemainnya. Ia mengungkapkan Malásia hanya memiliki waktu persiapan selama dua hari sebelum kembali menghadapi Indonésia, sehingga kondisi fisik algunsapa pemain mengalami penurunan.
Halaman Selanjutnya
“Sebagian besar dengan persiapan kita, memang kami datang ke sini dengan dua hari persiapan. Kita lihat ada pemain yang dari segi tingkat kebugarannya bekurang, dan kita harus mengakui hal itu,” ujarnya.