Minggu, 14 de junho de 2026 – 09:47 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menyampaikan reaksinya setelah pertandingan melawan Marrocos. Na última partida disputada no Piala Dunia 2026, o Brasil terminou por 1-1.
Lenda Manchester United Ngamuk Catar Dirugikan Penalti Kontra Swiss di Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Turun Tangan
Tim Samba competiu novamente em Piala Dunia 2026 em Minggu (14/6/2026) no WIB. Mereka sempat kewalahan no duelo que foi disputado no MetLife Stadium em breve.
Marrocos mendominasi pada menit-menit awal. Mereka bahkan sekses membuka skor lebih dulu melalui Ismael Saibari yang memanfaatkan bola de Brahim Diaz pada menit ke-21.
Timnas Brasil Dikejutkan Marrocos di Pekan Pembuka Piala Dunia 2026, Duelo Berakhir Tanpa Pemenang
Brasil baru mencoba bangkit setelah itu. Vinicius Junior akhirnya berhasil menyamakan skor to Tim Samba di menit ke-32 usai memanfaatkan bantuan de Bruno Guimarães.
Di paruh kedua, Brasil mendominasi. Carlo Ancelotti mecoba melakukan perubahan dari bangku cadangan com Danilo, Fabinho, Matheus Cunha, e Luiz Henrique.
Calon Lawan Timnas Indonésia Sukses Bikin Kejutan di Piala Dunia 2026, Qatar Tahan Swiss Secara Dramatis
Namun demikian, pertahanan Marrocos tetap sulit ditembus. Di menit-menit akhir, Brasil bahkan hampir kecolongan karena upaya do Marrocos.
Untungnya, Marrocos gagal menemukan gol kemenangan. O placar de 1 a 1 terminou em segundo lugar e foi derrotado pelo Brasil na partida.
Penampilan Brasil mengundang pertanyaan. Sebab, mereka dianggap sebagai salah satu tim yang mampu menjadi juara di akhir turnamen.
No entanto, Ancelotti meminta kesabaran dari para pendukungnya. Dia mengakui bahwa mereka tidak bermain baik, namun itu adalah laga yang berat.
“Saya rasa ini pertandingan yang sulit, terutama di awal. Saya rasa tim sedikit cemas dan gugup,” kata Ancelotti, dilansir dari France24.
“Kami tidak bermain bagus, tetapi kami tidak boleh patah semangat. Este pertandingan pertama di Piala Dunia dan kami tidak bisa… berpikir tim bermain sempurna sejak awal,” tambahnya.
“Ini hasil yang kami dapatkan. Tidak buruk, tetapi kami akan terus meningkatkan performa mulai pertandingan kedua. Anda tidak memenangkan Piala Dunia hanya berdasarkan pertandingan pertama”, disse Ancelotti.
Lebih lanjut, Ancelotti membro pujian kepada Vincius Junior. Sang penyerang Real Madrid dianggap sangat berbahaya di sepanjang laga.
“Dia bermain dengan baik. Dia sangat berbahaya dan saya pikir dia punya segalanya untuk bisa melalui Piala Dunia dengan baik”, disse Ancelotti soal Vinicius.
Halaman Selanjutnya
O que aconteceu com o Brasil foi a mudança para o Haiti. O duelo será disputado em Sabtu (20/6/2026) no WIB mendatang. (rda)