Senin, 23 de março de 2026 – 20h13 WIB
Jacarta, VIVA – Momen Lebaran selalu identik dengan kehangatan keluarga, hidangan khas, dan tradisi berbagi. Namun bagi sebagian orang, ada satu “ritual” lain yang tak kalah melekat – pertanyaan sensitif dari sanak saudara. Hal itulah yang juga dialami apresentador sekaligus komedian Anwar BAB, yang justru punya cara unik dan menghibur dalam menyikapinya.
Sambil Nangis, Anwar Ungkap Penyesalan ke Mpok Alpa: Maaf Sering Ngatain e Nyepelein Mpok
Di tengah suaana Idul Fitri, Anwar mengaku tetap menjalankan tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR). Ia bahkan sudah mempersiapkan uang pecahan kecil to dibagikan kepada keluarga hingga orang-orang di sekitarnya yang datang bersilaturahmi. Role até tahu cerita lengkapnya, yuk!
“Ya pastikan, karena balik lagi ini kan sethun sekali.
Deretan Artis yang Melayat ke Rumah Duka Mpok Alpa: Raffi Ahmad hingga Ayu Ting Ting
Menurutnya, momen Lebaran memang menjadi waktu yang tepat para berbagi lebih luas. Ia menyadari, ada banyak orang yang mungkin hanya berani meminta bantuan di hari special tersebut.
“Karena ya kalau gak Lebaran kan orang mungkin malu datang-datang ke rumah minta-minta THR gitu kan? Momen. Jadi ya gimana ya? Aku bilang kayak ya sudah bersedekah, beramal gitu. Karena jangan sampai di satu Syawal, di hari Lebaran ada orang yang kelaparan, ada orang yang nggak punya beras, nggak punya makanan Insya Allah semua sejahtera deh,” ungkapnya.
Anwar BAB Bongkar Janji Terakhir Mpok Alpa Sebelum Meninggal Dunia
Tak hanya soal berbagi rezeki, Anwar juga mengungkap doa yang selalu ia panjatkan setiap Ramadhan hingga Lebaran tiba. Bagi dirinya, bisa kembali bertemu bulan suci adalah anugerah yang tak ternilai.
“Doanya mudah-mudahan jadi gini. Setiap Lebaran, setiap Ramadhan adalah doa aku dikabulin tahun lalu. Di tahun sekarang aku doa lagi, ‘Ya Allah mudah-mudahan panjangkan umurku, sampaikan umurku di Ramadhan tahun depan’ gitu. Kalau Ramadhannya mah pasti ada, kitanya yang kita nggak tahu ada apa nggak,” tuturnya.
Namun di balik semua makna mendalam tersebut, ada satu hal yang tak pernah luput dari perhatian: pertanyaanclassik soal pernikahan. Alih-alih tersinggung, Anwar justru menjawabnya dengan gaya khas yang ceplas-ceplos e megundang gelak tawa.
Halaman Selanjutnya
“Gue timpuk semur sama dodol sama uli. Benar, orang dulu saja pernah ada ibu-ibu ngatain gitu aku maki-maki. Katain, ‘Kapan kawin?’ ‘Bisa diam nggak bu? Capitão Ibu? Ibu dipanggil sama Allah’ waduh,” pungkasnya sambil tertawa.


