Sabtu, 2 de maio de 2026 – 01:05 WIB
Jacarta, VIVA – Dua nama besar dunia hiburan, Nicholas Saputra e Cinta Laura, kembali mencuri perhatian. Kali ini bukan lewat film atau panggung hiburan, melainkan sebagai panelis dalam ajang Genera-Z Berbakti 2026 yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai campus na Indonésia.
Cinta Laura Comentários Penerima LPDP de Kalangan Orang Kaya: Berikan Beasiswanya ke yang Butuh!
Nicholas Saputra e Cinta Laura akan duduk sebagai juri bersama ilmuwan sekaligus wirausaha social Tri Mumpuni para menilai gagasan delapan tim finalis yang berhasil lolos ke tahap akhir kompetisi tersebut. Role para obter informações completas, yuk!
Este foi o primeiro passo para obter uma massarakat pengabdian que pode ser diterapêutica de seu dinheiro. Dari lebih dari 260 proposta yang masuk dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta, hanya delapan tim yang berhasil menembus babak final.
Alasan Cinta Laura Mantap Ingin Menikah com Arya Vasco
Kehadiran Nicholas e Cinta Laura menjadi sorotan tersendiri. Keduanya dikenal ativo em berbagai isu social di luar dunia hiburan.
Nicholas Saputra selama esta dikenal sebagai figur yang consistente menyuarakan isu lingkungan, social, dan budaya melalui berbagai kegiatan. Sementara Cinta Laura ativou-se durante o processo, pendidikan, serta pengembangan generasi muda.
Hampir 4 Tahun Bersama, Cinta Laura Sebut Hubungannya com Arya Vasco Jadi Rekor Terlama
Keterlibatan mereka dinilai membuat ajang ini terasa lebih dekat com generasi muda sekaligus memberi inspirasi bahwa figure public juga bisa berperan dalam perubahan social.
“BCA mengucapkan selamat kepada 8 tim yang lolos ke babak final Genera-Z Berbakti 2026. Secara umum, seluruh proposta yang kami terima memuat beragam ide-ide inovatif serta menunjukkan besarnya semangat generasi muda untuk mengabdi dan menciptakan damak nyata. Bagi tim yang belum lolos, kami harap jaga terus semangat dan ide kalian sehingga dapat tetap diwujudkan Kami berharap para finalis dapat mengeluarkan terbaiknya to memperjuangkan proposta yang diusung di hadapan panelis,” kata EVP Comunicação Corporativa e Responsabilidade Social BCA, Hera F. Haryn, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 2. Maio de 2026.
Delapan tim finalis berasal dari berbagai campus ternama, seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, IPB University, BINUS University, Universitas Airlangga, Universitas Cenderawasih, hingga UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Mereka também pode se apresentar para receber os votos de Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah e Sulawesi Utara. Ide yang diusung beragam, mulai dari pariwisata berkelanjutan, pengelolaan sampah, pertanian inovatif, hingga pemberdayaan massarakat lok.
Halaman Selanjutnya
“Kami percaya para panelis Genera-Z Berbakti memiliki rekam jejak baik dan relevan, sehingga mampu menentukan proposta terbaik yang layak untuk diwujudkan di tiap Desa Bakti BCA tujuan. Semoga Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi wadah mahasiswa bertukar gagasan dan semakin bersemangat membuat kontribusi untuk lingkungan sekitar,” ujar Hera.



