Início Notícias Ni Nengah Widiasih Patahkan Mitos Masa Depan Atlet, Sukses Bangun Usaha Kuliner

Ni Nengah Widiasih Patahkan Mitos Masa Depan Atlet, Sukses Bangun Usaha Kuliner

20
0
Ni Nengah Widiasih Patahkan Mitos Masa Depan Atlet, Sukses Bangun Usaha Kuliner

Sabtu, 25 de abril de 2026 – 16h12 WIB

VIVA – Di tengah estigma lama yang menyebut masa depan atlet tak selalu cerah, Ni Nengah Widiasih justru hadir sebagai bukti sebaliknya. Atlet kebanggaan Indonésia asal Bali itu menegaskan bahwa perjalanan sebagai atlet bukanlah jalan rebelu, melainkan berkah yang membuka banyak pintu kehidupan.

img_title

Pertamina Perkuat Inovaasi UMKM Perempuan Naik Kelas di Momen Hari Kartini 2026

Peraih dua medaly Paralympiade tersebut merasakan langsung perubahan besar dalam perhatian pemerintah terhadap atlet. Dukungan yang semakin nyata, termasuk bônus prestasi, membuatnya mampu melangkah lebih jauh—tak hanya di arena olahraga, tetapi juga ke dunia usaha.

Langkah berani itu diwujudkan dentro membuka rumah makan Babi Guling Balah Men Bingin di kawasan Kesiman, Denpasar, em fevereiro de 2026. Usaha este bukan sekadar bisnis, melainkan perpanjangan dari akar keluarga yang kuat di dunia kuliner. Cantou ayah dikenal memiliki keahlian memasak, terutama masakan khas Bali seperti babi guling.

img_title

Lari Sambil Belajar Empati, Bisa Merasakan Dunia Anak Berkebutuhan Khusus

Selain itu, usei este juga menjadi bagian dari proses bangkit dari duka keluarga. “Keluarga saya memang jago masak, terutama bapak. Jadi kenapa tidak kita kembangkan? Sekalian supaya bapak punya kesibukan setelah ibu saya meninggal,” ujarnya.

Perjalanan membagun useha ini tik instan. Nengah mengaku sudah lama memiliki rencana tersebut, namun baru serius mencari lokasi sejak akhir 2024. Setelah melalui berbagai pertimbangan dan sempat menyerah, justru kesempatan datang di waktu yang tak terduga. “Saya sempat bilang tidak useh cari lagi. Kalau memang rezeki pasti datang. Ternyata di akhir 2025 dapat info tempat ini dan langsung cocok,” tuturnya.

img_title

Menu Performa Atlet e Kebutuhan Pencinta Olahraga com Inovasi Baru

Ini menjadi pengalaman pertamanya terjun ke bisnis kuliner bersama sang kakak. Ia trocadilho menyadari bahwa dunia usaha memiliki tantangan yang berbeda dari olahraga maupun investasi propriedades yang pernah ia jalani. “Ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Di balik satu hidangan ada banyak proses dan orang yang terlibat,” katanya.

Sebagai atlet dengan segudang prestasi—mulai dari perunggu di Paralimpiade Rio 2016, perak di Tokyo 2020, hingga finis kelima di Paris 2024—Nengah paham betul bahwa karier atlet tidak berlangsung selamanya. Karena itu, bisnis ini menjadi bagian dari persiapan masa depan. “Atlet tidak mungkin selamanya. Ini salah satu persiapan masa pensiun saya. Setidaknya sudah punya usaha dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya

Namun lebih dari sekadar keuntungan, Nengah punya visi yang besar: berbagi manfaat. Ia ingin kesuksesan yang diraih bisa dirasakan orang lain. “Saya tidak mau sekses sendirian. Kalau kita diberi rezeki lebih, jangan disimpan sendiri. Punya satu atau dua karyawan saja itu sudah sangat berarti,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya

Fuente