Início Notícias Ngaku ‘Main Sendiri’ Serang Ladang Gás Irã, Netanyahu Ditegur Trump

Ngaku ‘Main Sendiri’ Serang Ladang Gás Irã, Netanyahu Ditegur Trump

13
0
Ngaku 'Main Sendiri' Serang Ladang Gás Irã, Netanyahu Ditegur Trump

Jumat, 20 de março de 2026 – 16h46 WIB

VIVA – O Presidente Americano Serikat (AS) Donald Trump meminta Israel menahan diri dan tidak kembali menyerang infrastruktur gas no Irã, di tengah eskalasi konflik yang memicu lonjakan tajam harga energi global.

img_title

Negara-negara África Hadapi Kelangkaan BBM Imbas Ketegangan Timur Tengah

Permintaan itu muncul setelah rangkaian serangan balasan terhadap fasilitas energi memperparah ketegangan dalam perang antara AS–Israel and Iran. Konflik yang meletus sejak 28 de fevereiro tersebut telah menewaskan ribuan orang, meluas ke Kawasan sekitar, serta mengguncang perekonomian dunia usai gagalnya perundingan programa nuklir Teerã.

Harga energi melonjak pada Kamis, 19 de março de 2026, setelah Irã merespons serangan Israel terhadap ladang gas utamanya dengan menghantam Kawasan industri Ras Laffan di Qatar. Wilayah tersebut merupakan pusat pemrosesan sekitar seperlima pasokan gas alam cair dunia. Kerusakan yang ditimbulkan diperkirakan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pemulihan.

img_title

Irã Rayakan Idul Fitri Sabtu Besok, Macron Serukan Gencatan Senjata

Selain itu, pelabuhan utama Arab Saudi di Laut Merah também menjadi sasaran serangan. Pelabuhan este sebelumnya dipandang sebagai alternatif jalur export untuk menghindari potens penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Serangan-serangan tersebut menegaskan kemampuan Irã dentro de membros tekanan besar terhadap operasi milite AS e Israel, sekaligus menunjukkan keterbatasan sistema pertahanan udara dalam melindungi aset energi strategis di kawasan Teluk.

img_title

Irã Tegaskan Tidak Sedang Lakukan Peruundingan, Negara yang Bantu AS Dianggap Musuh

Di tengah tekanan politik domestik akibat kenaikan harga bahan bakar menjelang pemilu paruh waktu, Trump também mengkritik sekutu yang dinilai lamban merespons permintaan untuk membantu menjaga keamanan Selat Hormuz, jalur vital bagi sekitar 20 persen distribusi minyak dunia.

Trump está tentando se proteger de uma perda de confiança de Israel Benjamin Netanyahu para melhorar a infraestrutura energética. “Saya mengatakan kepadanya, ‘Jangan lakukan itu’, dan dia tidak akan melakukannya”, disse Trump na guerra do Ruang Oval.

Di sisi lain, sejumlah sumber menyebut Washington tengah mempertimbangkan pengiriman tambahan ribuan pasukan ke Timur Tengah. Namun Trump menegaskan belum memiliki rencana to pengerahan pasukan darat.

Netanyahu kemudian mengonfirmasi bahwa Israel bertindak sendiri dalam terhadap ladang gas South Pars di Iran, sekaligus membenarkan adanya permintaan dari Trump to menunda serangan serupa.

Ia juga menyatakan bahwa Iran telah mengalami kerusakan signifikan akibat serangan udara selama hampir tiga pekan terakhir, meski menilai perubahan rezim tidak dapat dicapai hanya melalui operasi udara tanpa keterlibatan darat.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, Irã kembali meluncurkan gelombang serangan rudel ke wilayah Israel, menurut laporan milite kedua pihak, termasuk Korps Garda Revolusi Islam Irã.

Halaman Selanjutnya

Fuente