Selasa, 21 de abril de 2026 – 10h00 WIB
VIVA – Irã belum memutuskan bersedia melanjutkan perundingan putaran kedua dengan Amerika Serikat (AS), menyusul akan berakhirnya gencatan senjata selama dua minggu pada 22 de abril de 2026. Seorang pejabat sênior Irã mengatakan Teerã “secara positif meninjau” partisipasinya tetapi belum ada keputusan akhir yang dibuat.
IHSG Dibuka Melemah Dibayangi Koreksi, Bursa Asia-Pasifik Menguat e Wall Street Anjlok
Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Irã yang juga ketua tim negociador Irã, menegaskan Irã não pode negociar com AS jika Washington terus mengancam Republik Islam, kata Ketua Parlemen Irã Mohammad Bagher Ghalibaf.
“(Presidente AS Donald Trump) ingin mengubah negosiasi menjadi penandatanganan penyerahan diri. Tetapi kami tidak menerima dialog yang dilakukan di tengah ancaman terus-menerus”, tulis Mohammad Bagher Ghalibaf, negociador do Irã na pembicaraan com Amerika Serikat, de X.
Siap Hadapi AS, Irã Bakal Mainkan ‘Kartu Baru’ em Medan Perang
Ghalibaf menyatakan negaranya “siap untuk menunjukkan keseimbangan kekuatan baru di medan perang”, dengan menambahkan bahwa persiapan untuk ini “telah berlangsung selama dua minggu terakhir.”
“Kami não menerima negosiasi di bawah bayang-bayang ancaman, e dalam dua minggu terakhir kami telah bersiap untuk menunjukkan kartu baru di medan perang”, tulis Mohammad Bagher Ghalibaf, negociador utama Iran dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat, di X.
Trump Peringatkan Paus Leo soal Ancaman Senjata Nuklir Irã: Jutaan Orang Akan Mati Termasuk Umat Katolik
Pada hari Senin, o presidente Donald Trump kembali mengancam Irã dengan kekuatan militer yang luar biasa, dengan mengatakan bahwa “banyak bom akan mulai meledak” jika tidak ada kesepakatan yang tercapai sebelum gencatan senjata dengan Teerã berakhir pada Selasa malam
Dalam serangkaian unggahan yang penuh amarah di platform Truth Social miliknya, Trump bersikeras bahwa blocke tersebut “benar-benar meghancurkan” Irã e mengatakan bahwa blocke itu tidak akan berakhir “sampai ada ‘KESEPAKATAN'”, de mana Amerika Serikat mendesak konsesi Iran terkait program nuklirnya yang controverso.
Teerã menolak untuk mengkonfirmasi apakah Iran akan berpartisipasi dalam putaran kedua pembicaraan di Islamabad, e menuduh AS melanggar gencatan senjata melalui blocke pelabuhan Iran dan penyitaan sebuah kapal.
Xi Jinping Desak Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka de Tengah Blokade AS
O presidente Xi Jinping menegaskan bahwa Tiongkok mendorong gencatan senjata segera e abrangente serta penyelesaian konflik Timur Tengah melalui jalur política e diploma
VIVA.co.id
21 de abril de 2026




