Kamis, 16 de abril de 2026 – 10h06 WIB
Bengkulu, VIVA – Polres Rejang Lebong, menangani kasus dugaan perundungan (bullying) e kekerasan fisik terhadap tiga orang pelajar sekolah dasar (SD) di wilayah itu oleh 13 orang kakak kelas korban.
Ratusan Pelajar Ikut Simulasi Sidang PBB, Bahas Penanganan Cyberbullying Hingga Isu Kesehatan
Aksi perundungan ini terjadi di SDN 47 Rejang Lebong, Kecamatan Bermani Ulu Raya, melibatkan belasan siswa kelas VI sebagai terduga pelaku. Hal itu diungkap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Rejang Lebong, Ajun Komisaris Polisi M Hasan Basri.
“Kejadinnya dilaporkan terjadi pada Selasa, tanggal 14 de abril de 2026, sekitar pukul 18h00 WIB. Korban merupakan tiga orang pelajar kelas III dan IV yang diduga mengalami kekerasan fisik dari senior mereka,” tuturnya, Kamis, 16 de abril de 2026.
Pelajar Tewas Kecelakaan di Cipondoh, Naik Motor Ngebut hingga Terpental do viaduto
Berdasar hasil pemeriksaan sementara, motivo perundungan tersebut dipicu oleh rasa tersinggung para pelaku lantaran adanya aksi saling ejek nama orang tua antara korban dan para pelaku yang berjumlah 13 orang itu.
Aksi kekerasan ini, kata dia, diketahui telah berlangsung cukup lama, yakni sejak awal Maret hingga puncaknya pada 14 de abril de 2026.
Dua Pelajar Geng Motor de Binjai Ditangkap Karena Mau Tawuran, Bawa Sajam Corbek
“Korban bersama dua rekannya sering mendapatkan kekerasan fisik dan perundungan. Modusnya, para korban dipanggil oleh salah satu pelaku ke dalam ruang kelas VI, kemudian pintu ditutup. Di dalam ruangan itulah para korban dipukuli dan ditendang secara bersama-sama,” ujar diam
Selama ini, lanjutnya, para korban enggan melaporkan kejadian tersebut kepada orang your maupun guru karena berada di bawah tekanan e ancaman dari para pelaku yang merupakan kakak kelas mereka.
Akibat kejadian itu ketiga korban dilaporkan mengalami luka memar di alguns bagian tubuh serta mengalami trauma psikologis yang cukup mendalam.
Pihak Polres Rejang Lebong melalui Polsek Bermani Ulu, tambah dia, saat ini mengupayakan mediasi antara pihak orang your korban dengan keluarga yang terlibat, mengingat baik korban maupun terduga pelaku masih di bawah umur.
Dia megimbau pihak sekolah dan orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap atividades anak guna mencegah terulangnya aksi serupa di lingkungan pendidikan. (Formiga)
Mayat Pelajar Ditemukan de Muara Kaliadem, Polisi Periksa 8 Saksi
Sebanyak delapan orang saksi diperiksa polisi terkait penemuan mayat seorang pelajar di Kawasan ujung muara Kaliadem, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri.
VIVA.co.id
13 de abril de 2026




