Início Notícias Minum Kopi Campur Racun Tikus Usai Diputusin, Pemuda Tasikmalaya Nyaris Tewas de...

Minum Kopi Campur Racun Tikus Usai Diputusin, Pemuda Tasikmalaya Nyaris Tewas de Pinggir Jalan

24
0
Minum Kopi Campur Racun Tikus Usai Diputusin, Pemuda Tasikmalaya Nyaris Tewas de Pinggir Jalan

Selasa, 10 de março de 2026 – 00:50 WIB

Tasikmalaya, VIVA – Seorang pemuda berinisial MSH (21) lip Desa Gunungsari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, nyaris tewas.

img_title

Korban Tewas Longsor Gunungan Sampah Bantargebang Bertambah, 6 Orang Meninggal e 1 Masih Dicari

Dia mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun tikus yang dicampur ke dalam kopi. Aksi nekat tersebut terjadi pada Minggu sore, 8 de março de 2026.

Korban ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di pinggir jalan oleh lipga yang melintas. Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, IPDA Jonih Jonansa membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari massarakat.

img_title

Dua Orang Tewas do árabe saudita Setelah ‘Proyektil’ Jatuh de Gedung Perumahan

“Korban pertama kali dievakuasi warga ke Poliklinik Pratama Karmel Medika,” kata dia, dikutip Selasa, 10 de março de 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan sekitar pukul 14.55 WIB di Jalan Mangin, Kampung Rancakukun, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Saat ditemukan, korban tergeletak di samping sepeda motor Suzuki berwarna hitam bernomor polisi AD 2336 KT.

img_title

Korban Tewas Longsor Sampah Bantargebang Bertambah Jadi 5 Orang, 4 Masih Hilang

“Namun, karena keterbatasan peralatan, korban langsung dirujuk ke RSUD dr. Soekardjo para penanganan intensivo,” ujar IPDA Jonih.

Em casa, o tempo médio de uso é intenso antes de começar a usar o dinheiro. Dokter kemudian melakukan prosedur bilas lambung guna mengeluarkan cairan beracun dari tubuh korban.

Beruntung, tindakan cepat tenaga medis membuat nyawa korban berhasil diselamatkan. Racun yang diminum korban belum sempat menyebar ke seluruh tubuh karena masih berada dalam masa penanganan awal.

Setelah menjalani perawatan, korban akhirnya sadar e dapat berkomunikasi comngan petugas. Dari pengakuannya, ia memang sengaja meminum racun tikus yang dicampur com kopi.

Aksi tersebut diduga dipicu persoalan asmara setelah korban mengaku diputus oleh kekasihnya. Sebelum melakukan percobaan bunuh diri, korban juga sempat meninggalkan jejak digital di akun WhatsApp miliknya.

Ia mengunggah tangkapan layar hasil pencarian Google terkait damak meminum racun tikus, serta video saat dirinya mengaduk racun tikus ke dalam segelas kopi. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) e memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga korban, yakni Kamelia (46) e Robi Sopian (35).

“Saat ini korban sudah sadar. Setelah kondisinya stabil, korban beserta kendaraan miliknya telah kami serahkan kembali kepada pihak keluarga untuk pengawasan lebih lanjut,” tutup IPDA Jonih.

Halaman Selanjutnya

Bunuh diri bukanlah solusi. Se você ou um orang terdekat mengalami tekanan psikologis e memiliki pikiran para bunuh diri, um ragu para mencari profissional bantuan. Segera hubungi psikolog, psikiater, ou layanan bantuan darurat terdekat.

Halaman Selanjutnya

Fuente