Rabu, 1º de abril de 2026 – 04:44 WIB
Zenica, VIVA – Timnas Italia kembali harus menelan pil pahit setelah dipastikan ausente para ketiga kalinya secara beruntun di ajang Piala Dunia. Bertandang no Stadion Bilino Polje, Timnas Bósnia-Herzegovina, em Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, skuad Gli Azzurri harus menyerah lewat drama adu penalti yang berakhir com skor 4-1 para kemenangan sua rumah dan gagal tampil di Piala Dunia 2026.
Mimpi Piala Dunia di Depan Mata, Hodak Pasang Harapan Besar para Putros
Jalannya Pertandingan yang Dramatis
A Itália sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Di bawah asuhan Gennaro Gattuso, mereka berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-15 melalui penyelesaian tenang Moise Kean setelah menerima umpan matang dari Nicolo Barella.
Presidente Meksiko Siap Tampung Irã de Piala Dunia 2026, Tapi FIFA Tegas: Tetap Main di AS
Namun, petaka datang bagi Italia di menit ke-41. Bek andalan mereka, Alessandro Bastoni, diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Bósnia, Memic, yang berada dalam posisi peluang mencetak gol. Jogar com 10 orang memaksa Italia bertahan total demi mempertahankan keunggulan.
A última linha da Itália e o sucesso de Gianluigi Donnarumma de todos os lados não me deixaram frustrado em sua casa. Namun, tekanan bertubi-tubi Bósnia akhirnya membuahkan hasil di menit ke-79. Haris Tabaković jogou uma bola mentirosa no caminho para fazer o placar de 1 a 1, o que fez com que o normal fosse normal e o resultado fosse o mesmo.
Pelatihnya Dipecat 72 Hari Jelang Piala Dunia 2026, Nasib Timnas Gana Jadi Tanda Tanya
Petaka de Babak Adu Penalti
Dalam babak adu penalti, mental para pemain Bósnia tampak jauh lebih siap di hadapan pendukung sendiri. A Bósnia sekses mengeksekusi semua penalti mereka dengan sempurna. Sebaliknya, Itália gagal setelah tendo Bryan Cristante membentur mistar gawang, e penendang lainnya tidak mampu menaklukkan kiper Bósnia, Nikola Vasilj.
Eksekusi penentu dari pemain muda Bósnia berusia 18 tahun, Kerim Alajbegovic, resmi mengirim Bósnia-Herzegovina ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Canadá, e Meksiko.
Rekor Kelam Azzurri
Kegagalan ini menjadi catatan kelam bagi sejarah sepak bola Itália. Setelah ausente em Piala Dunia 2018 (Rússia) e 2022 (Qatar), o menu de Piala Dunia 2026 foi marcado por bahwa generasi emas Italia akan melewatkan turnamen paling bergengsi sejagat tersebut selama 12 tahun berturut-turut.
Halaman Selanjutnya
Sebaliknya, bagi Bósnia-Herzegovina, kemenangan ini menjadi momen bersejarah. Mereka berhasil melaju ke putaran final setelah melalui jalur playoff yang berat, termasuk menyingkirkan Wales di babak semifinal sebelumnya.



