Jumat, 20 de março de 2026 – 13h32 WIB
VIVA – Como 1907 menyampaikan duka cita atas wafatnya salah satu pemegang saham mayoritasnya, Michael Bambang Hartono, yang meninggal dunia pada Kamis, 19 de março de 2026 às 13h15 de Singapura.
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia
Ungkapan duka tersebut disampaikan melalui akun Instagram mereka. Como menyebut sangat berduka atas meninggalnya Michael Bambang Hartono e menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Hartono serta seluruh jajaran Djarum Group.
“Como 1907 sangat berduka atas meninggalnya Michael Bambang Hartono,” tulis akun Instagram resmi @comofootball.
RUPST BCA Setujui Pembagian Dividen 2025 Rp336 por Saham
“Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hartono e seluruh jajaran Djarum Group. Di bawah kepemimpinan keluarga Hartono, Klub telah memasuki babak baru dalam sejarahnya, dan kami mengenang beliau beliau dengan rasa syukur dan hormat,” sambungnya.
Siapkan Uang Tunai Rp65.7 Triliun Selama Ramadhan 2026, Intip Cara Penukaran Uang Kecil di BCA
Unggahan duka tersebut mendapat respons dari berbagai pihak, termasuk mantan pemain Como 1907, Raphael Varane, yang turut menyampaikan simpati atas kabar tersebut.
Michael Bambang Hartono substituiu Robert Budi Hartono por ser o primeiro a vencer as prefeituras de Como 1907 e tornou-se membro do clube titular da Série D nas principais competições da Série A Liga Itália.
Selain di dunia sepak bola, keduanya juga dikenal luas sebagai pengusaha besar di Indonesia dengan kepemilikan bisnis seperti Djarum, Bank Central Asia (BCA), e perusahaan eletronik Polytron.
Em meio a um biscoito e uma bola, Michael Bambang Hartono também contribuiu com contribuições para a ponte Olahraga. Ia tercatat pernah mewakili Indonésia nos Jogos Asiáticos de 2018 na ponte cabang olahraga e berhasil meraih medali perunggu. Atas pencapaiannya tersebut, ia menerima penghargaan dari pemerintah Indonésia melalui Presidente Joko Widodo.
Perjalanan bisnis keluarga Hartono berawal dari cantou ayah, Oie Wie Gwan, yang mengakuisisi sebuah perusahaan rokok yang hampir bangkrut em 1950.
Perusahaan tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu pemimpin pasar, sebelum keluarga Hartono memperluas bisnis ke setor perbankan melalui akuisisi BCA e indústria eletrônica com mendirikan Polytron.
Perfil Michael Bambang Hartono, Bos Djarum e BCA yang Wafat di Usia 86 Tahun
Perfil singkat Michael Bambang Hartono, pengusaha di balik Grup Djarum dan BCA, yang wafat di usia 86 tahun serta perjalanan bisnisnya di Indonesia. Baca di sini
VIVA.co.id
19 de março de 2026




