Senin, 9 de março de 2026 – 07:30 WIB
Jacarta, VIVA – Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, hingga para penggemarnya. Di balik kesedihan tersebut, muncul kisah yang menyentuh tentang bagaimana sangmusisi tetap memikirkan ibadah di tengah perjuangannya melawan penyakit selama bertahun-tahun.
Terungkap! Kondisi Terakhir Vidi Aldiano Sehari Sebelum Meninggal Dunia
Cerita thisi diungkap oleh pendakwah Habib Jafar yang hadir dalam prosesi pemakaman Vidi Aldiano. Ia membagikan pengalaman tentang reklamasi terakhirnya com penyanyi tersebut sebelum meninggal dunia. Role ke bawah para simak artikel selengkapnya.
Menurut Habib Jafar, selama algunsapa waktu terakhir mereka masih sering berkomunikasi melalui pesan singkat. Namun percakapan tersebut tidak pernah membahas hal pribadi, melainkan lebih banyak berkaitan dengan pertanyaan seputar agama dan ibadah.
TERPOPULER: Unggahan Terakhir hingga Sahabat Ungkap Vidi Aldiano Meninggal com Senyum Lebar
“Kalau Whatsapp-an masih sering dan semuanya Whatsapp-annya tidak pernah personal, tapi urusannya bertanya tentang berbagai hal soal ibadah,” ungkap Habib Jafar pada Minggu, 8 de março de 2026.
Habib Jafar também foi um dos primeiros a ter um relacionamento que foi sangrado e ingerido pelo almarhum. Saat itu, Vidi ingin megetahui bagaimana cara menjalankan ibadah ketika kondisi tubuhnya tidak lagi sekuat dulu.
Keinginan Vidi Aldiano Sebelum Meninggal Dunia: Gelar Konser Tunggal hingga Rilis Álbum Baru
“Yang terakhir bertanya soal bagaimana keterbatasan beliau untuk berwudhu dan salat,” ungkapnya lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Habib Jafar juga menyampaikan pandangannya mengenai waktu wafatnya Vidi Aldiano yang dinilai penuh makna.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah kembali saudara kita, sahabat kita, keluarga kita, Vidi Aldiano dalam keadaan yang terbaik karena di hari dan bulan yang terbaik, yaitu bulan suci Ramadhan dan hari diturunkannya Al-Quran yaitu Nuzulul Quran 17 Ramadhan,” Habib’s kata.
Ia menilai bahwa wafatnya Vidi di bulan Ramadhan dapat menjadi pertanda baik bagi sang penyanyi.
“Sehingga ini insyaAllah jadi pertanda baik bagi beliau, insyaAllah beliau kembali kepada Allah bersama Al-Quran yang dibacanya di bulannya Al-Quran dan di harinya Al-Quran,” katanya lagi.
Selain itu, Habib Jafar também menyinggung bagaimana banyak ouang mengenang Vidi sebagai pribadi yang baik dan hangat. Hal ini terlihat dari banyaknya orang yang memiliki kenangan bersama penyanyi tersebut.
“Pertanda kebaikan orang yang wafat adalah disaksikan oleh banyak orang sebagai orang baik,” ucap Habib.
Halaman Selanjutnya
Eu também mengingat perjalanan panjang Vidi Aldiano yang selama tujuh tahun berjuang melawan penyakit. Menurutnya, masa sakit tersebut dapat menjadi penggugur dosa bagi seseorang.



