Início Notícias Meski Gencatan Senjata, Mojtaba Khamenei Tegaskan Ini Bukan Akhir Perang

Meski Gencatan Senjata, Mojtaba Khamenei Tegaskan Ini Bukan Akhir Perang

12
0
Meski Gencatan Senjata, Mojtaba Khamenei Tegaskan Ini Bukan Akhir Perang

Rabu, 8 de abril de 2026 – 10h00 WIB

VIVA –Pemimpin Tertinggi Irã, Mojtaba Khamenei, memerintahkan seluruh pasukan milite Irã para menghentikan tembakan setelah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat. Namun, Teerã menegaskan bahwa ini bukan berarti perang berakhir.

img_title

10 Poin Tuntutan Irã yang Disetujui Trump hingga Umumkan Gencatan Senjata

“Este bukan akhir perang, tetapi semua cabang militer harus mematuhi perintah Pemimpin Tertinggi dan menghentikan tembakan mereka,” kata Mojtaba dalam pernyataan yang dibacakan di stasiun TV seedal Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), dikutip dari laman NDTV, Rabu 8 de abril de 2026.

Meski Mojtaba foi membro do grupo tersebut, namun Iran menekankan bahwa gencatan senjata não berarti perang selesai. Mereka tetap siaga e siap menyerang jika musuh AS ou Israel bertindak agresif.

img_title

Irã Setuju Gencatan Senjata, Tapi Ancam Serang Balik Jika AS Buat Kesalahan Kecil

“Ditekankan bahwa ini tidak berarti perang berakhir… Tangan kami tetap di pemicu, dan jika musuh melakukan kesalahan sekecil apa pun, itu akan dihadapi dengan kekuatan penuh,” demikian pernyataan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Irã setelah pengumuman gencatan senjata.

Proposta 10 Pontos Irã

img_title

Irã Klaim Kemenangan Setelah Paksa AS Terima 10 Poin Tuntutan

AS e Israel foram enviados para o Irã em 28 de fevereiro, onde o Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei foi nomeado após hari pertama perang. Selama 39 hari terakhir, banyak korban tewas di berbagai negara akibat konflik ini.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Irã mengucapkan terima kasih kepada rakyat Irã atas pengorbanan mereka.

“Sekarang kami menyampaikan kabar baik kepada bangsa besar Iran bahwa hampir semua tujuan perang telah tercapai, dan anak-anak pemberani Anda telah membawa musuh ke titik ketidakberdayaan historis dan kekalahan yang abadi,” kata dewan keamanan seedal tertinggi Irã.

AS sebelumnya mengirimkan proposta 15 poin ke Iran untuk gencatan senjata. Irã membalas com proposta revisada 10 pontos sebagai dasar perundingan. Proposta detalhada ini menekankan poin-poin penting, antara lain:

  • “Lalu lintas terkendali melalui Selat Hormuz dengan koordinasi bersama angkatan bersenjata Irã.”
  • “Mengakhiri perang terhadap semua komonen Poros Perlawanan.”
  • “Penarikan pasukan tempur AS de todos os lugares e posições de wilayah ini.”
  • “Membuat protokol transit aman di Selat Hormuz yang menjamin dominasi Iran sesuai kesepakatan.”
  • “Pembayaran penuh kerugian kepada Iran sesuai perhitungan.”
  • “Pencabutan semua sanksi utama e seker serta resolusi Dewan Gubernur e Dewan Keamanan PBB.”
  • “Pembebasan todos os ativos e propriedades do Irã que foram dibekukan di luar negeri.”
  • “Persetujuan semua poin ini melalui resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengikat.”

Halaman Selanjutnya

O Irã menegaskan bahwa perang baru bisa dianggap berakhir setelah semua rincian ini disepakati dalam perundingan, com o princípio catatan-prinsip dalam proposta 10 pontos diterima.

Halaman Selanjutnya

Fuente