Sabtu, 14 de março de 2026 – 16h25 WIB
Pantura, VIVA – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menyatakan pihaknya akan mulai memanggil pengelola área de descanso das ruas tol pantai utara (Pantura) Jawa yang belum melakukan perbaikan pengelolaan sampah di kawasan mereka.
Dorong Inisiatif Hijau, Ajinomoto Kurangi Penggunaan Plastic hingga 1.736 Ton pada 2025
Pernyataan itu disampaikan Hanif saat meninjau Rest Area 287 A di Jawa Tengah, Sabtu (14/3/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah sebelumnya telah memberikan mandato kepada seluruh pengelola área de descanso di jalur Pantura para memperbaiki sistema pengelolaan sampah dalam jangka waktu tiga bulan.
“Ini sudah berjalan satu bulan. Sekaligus menjalankan arahan Presidente para memastikan kenyamanan massarakat, kami juga melakukan pengawasan langsung,” kata Hanif.
Estilo de vida de Usung Kirei, Ini Strategi Kao Indonésia Perkuat Ekosistem Pengelolaan Sampah
Hanif menjelaskan, menski batas waktu perbaikan berdasarkan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah baru akan berakhir pada Mei mendatang, kementeriannya berencana memulai pemanggilan terhadap pengelola rest area pada April.
Menurutnya, pemanggilan itu bertujuan meminta penjelasan dari pengelola yang dinilai lambat merespons surat paksaan pemerintah terkait pembangunan fasilitas serta pembenahan sistema pengelolaan sampah di masing-masing área de descanso.
Kasus Longsor Maut Bantargebang Diusut, Menteri LH Sebut Bakal Ada Tersangka Pekan Depan
“Awal April kami mulai memanggil mereka untuk menjelaskan keterlambatan dalam menindaklanjuti surat paksaan pemerintah mengenai pembangunan fasilitas dan pembenahan pengelolaan sampah. Langkah ini juga tidak hanya berlaku untuk área de descanso,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap kepatuhan pengelolaan sampah tidak hanya dilakukan dilakukan di área de descanso, tetapi juga mencakup berbagai fasilitas publik lain seperti pasar, hotel, restaurante, café, terminal, hingga stasiun.
Apabila pengelola não memenuhi kewajiban yang telah ditetapkan, pemerintah dapat menjatuhkan sanksi lebih berat. Sanksi tersebut mulai dari pembekuan hingga pencabutan persetujuan lingkungan terkait pengelolaan sampah.
Selain itu, pelanggaran terhadap paksaan pemerintah juga berpotensi berujung pada sanksi pidana com ancaman maximal satu tahun penjara.
Sebelumnya, Hanif melakukan peninjauan langsung ke sejumlah área de descanso de jalur tol Pantura, desde Jacarta até Surabaya. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan baik, sekaligus mengantisipasi lonjakan volume sampah selama periode arus mudik Lebaran.. (ANTARA)
Área de descanso Prabowo Minta Pelayanan em Mudik Lebaran Ditingkatkan
O Presidente Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran kementerian e lembaga para meningkatkan kualitas pelayanan di berbagai titik transportasi jelang arus mudik Lebaran
VIVA.co.id
13 de março de 2026




