Jumat, 13 de março de 2026 – 17:00 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah mulai memberi perhatian lebih serius terhadap masa depan para atlet Indonésia setelah masa kejayaan mereka di arena olahraga berakhir. Menteri Pemuda e Olahraga Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan program dana pensiun bagi atlet berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka mengharumkan nama bangsa.
Erick Thohir soal Jersey Baru Timnas Indonésia: Jangan Sampai Batik Diklaim Negara Lain
Menurut Erick, programa tersebut saat ini masih dalam tahap proses e tengah didorong agar bisa segera direalisasikan.
“Dana pensiun (untuk atlet berprestasi prosesnya) saat ini sedang kami eskalasi”, disse Erick Thohir no prêmio Ciputra Golfpreneur Award 2026, lançado em 13 de julho de 2026.
Daftar Harga Jersey Kelme Timnas Indonésia, Mulai Rp399 Ribu hingga Rp1.5 Juta
Erick Menegaskan, atlet tidak sekadar menjadi representi Indonesia di panggung olahraga internacional. Lebih dari itu, mereka adalah simbol kegigihan, daya juang, dan semangat bangsa.
Menpora bicara bônus hingga evaluasi cabor saat tymi atlet SEA Games
Berani Lapor, Atlet Korban Kekerasan Kini Dapat Pendampingan Hukum
Prestasi yang diraih para atlet di berbagai kejuaraan dunia, menurutnya, menjadi bukti kedigdayaan Indonésia di mata internacional. Karena itu, pemerintah merasa perlu memberikan penghargaan yang layak, termasuk menjamin kehidupan mereka setelah tak lagi aktif bertanding.
Salah satu bentuk penghargaan yang sedang disiapkan é um programa dana pensiun atlet. O programa ini diharapkan bisa memberikan kepastian finanças financeiras para atlet tetap dapat menjalani kehidupan yang layak setelah pensiun dari dunia olahraga.
Selain dana pensiun, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai bentuk dukungan lain bagi atlet. Erick menyebutkan, beasiswa pendidikan hingga program pembinaan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan atlet Indonésia.
No entanto, eu menegaskan bahwa upaya tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah semata. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, khususnya setor swasta, sangat dibutuhkan untuk membangun ecosistem olahraga yang kuat.
Na mesma ocasião, Erick presidiu a Ciputra Golfpreneur Foundation e obteve a confirmação de que ele se juntou ao atlet serta mendorong perkembangan olahraga golf da Tanah Air.
“CGF consiste em membina dunia golf dan memperhatikan para atletnya, mulai dari menyiapkan, membina, hingga memberikan akses pendidikan yang baik”, disse Erick.
Ia bahkan mengakui bahwa kementeriannya masih perlu belajar do CGF terkait programa de implementação beasiswa untuk atlet. Meski begitu, pemerintah saat ini juga telah membuka peluang pendidikan melalui program beasiswa LPDP yang dapat diakses oleh atlet maupun pelatih.
Halaman Selanjutnya
Di sisi lain, Erick também menyoroti potencial besar indústria olahraga di Indonésia yang terus berkembang. Menurutnya, setor ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan.



