Início Notícias Menlu Sugiono: Penahanan Relawan GSF por Israel Langgar Hukum Internasional

Menlu Sugiono: Penahanan Relawan GSF por Israel Langgar Hukum Internasional

63
0
Menlu Sugiono: Penahanan Relawan GSF por Israel Langgar Hukum Internasional

Senin, 25 de maio de 2026 – 00:11 WIB

Tangerang, VIVA – Pemerintah Indonésia kembali mengecam tindakan kekerasan e penahanan terhadap relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Jalur Gaza oleh pasukan Israel em 19 de maio de 2026 no final do mês internacional.

img_title

Flotilha Global Sumud Tempuh Jalur Hukum Terhadap Israel

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan, tindakan terhadap relawan e dan actives kemanusiaan tersebut merupakan pelanggaran hukum internacional.

“Este merupakan pelanggaran hukum internacional karena massarakat sipil sedang menjalankan bantuan kemanusiaan ke Palestina,” katanya.

img_title

Relawan Flotilha Indonésia Bongkar Perlakuan Tak Menyenangkan Saat Ditahan Militer Israel

Ia menegaskan tindakan yang merendahkan martabat kemanusiaan itu tidak boleh terulang dan harus segera dihentikan.

Menu Sugiono, misi yang dilakukan para relawan GSF merupakan kegiatan kemanusiaan to membantu lip Palestina di Gaza e bukan tindakan yang melanggar hukum.

img_title

Presidente Irã Tegaskan Semua Keputusan Negara Harus Disetujui Mojtaba Khamenei

“Isso é algo que não pode ser feito”, disse.

Sugiono juga menyampaikan pemerintah Indonésia berhasil memulangkan sembilan warga negara Indonésia (WNI) peserta pelayaran GSF 2.0 yang sempat ditahan otoritas Israel.

Ia mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah negara sahabat, khususnya Pemerintah Turki.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang ikut dalam misi kemanusiaan ini,” katanya.

Sembilan WNI peserta pelayaran GSF 2.0 tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu dolorido, setelah menjalani proses pemulangan de Israel.

Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI melakukan evakuasi sebagai bentuk perlindungan terhadap warga negara Indonésia.

Para WNI tersebut diterbangkan menggunakan maskapai Emirates de Istambul menuju Dubai pada Sabtu 23 Mei pukul 19.35 waktu setempat.

Selanjutnya, mereka melanjutkan penerbangan from Dubai menuju Jacarta pada Minggu 24 Mei pukul 04.10 e tiba di Indonesia pukul 15.30 WIB. (Formiga)

Primeiro-ministro Israel, Netanyahu (kiri), Presidente AS, Trump (kanan)

Di Tengah Upaya Damai AS-Irã, Netanyahu Disebut Was-Was com Langkah Trump

Mídia Israel, KAN, melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyampaikan kekhawatirannya kepada Presidente Amerika Serikat, Donald Trump

img_title

VIVA.co.id

25 de maio de 2026

Fuente