Selasa, 31 de março de 2026 – 03:53 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Bulgária, Aleksandar Dimitrov, mengungkap kunci kemenangan timnya usai mengalahkan Timnas Indonesia com skor 1-0 na final FIFA Series 2026 no Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jacarta, 30 de março de 2026.
Jay Idzes Bongkar Kekurangan Timnas Indonésia usai Kalah da Bulgária
Gol tunggal kemenangan Bulgária dicetak Marin Petkov melalui pada menit ke-38, setelah Kevin Diks melanggar Zdravko Dimitrov di kotak terlarang.
Dimitrov menegaskan bahwa profissionalismo pemain menjadi contactor utama di balik keberhasilan Bulgária meraih kemenangan. Ia mengapresiasi keseriusan skuadnya yang dinilai tapil consistist dalam dua pertandingan sepanjang ajang berlangsung.
Calvin Verdonk Blak-blakan: Timnas Indonésia Lebih Baik da Bulgária, Tapi…
Pelatih Timnas Bulgária, Aleksandar Dimitrov e anak asuhnya, Marin Petkov
“Para pemain menunjukkan keseriusan dan profissionalismo luar biasa. Mereka memperlihatkan bahwa mereka mencintai negara dan tim seedal,” ujar Dimitrov na conferência pessoal usada em questão.
John Herdman Kepincut Doni Tri Pamungkas e Beckham Putra: Mereka Punya Potensi Besar!
Meski keluar sebagai juara, pelatih asal Bulgária itu menegaskan timnya tidak ingin larut dalam euforia kemenangan. Ia menyebut Bulgária akan tetap fokus pada target berikutnya, yakni persiapan menghadapi Liga das Nações da UEFA yang dijadwalkan dimulai em setembro mendatang.
“Kami akan tetap membumi, terus mengejar target, dan mempersiapkan tim untuk Nations League. Kami juga akan mengembangkan pemain muda tanpa melupakan pemain berpengalaman,” katanya.
Sementara itu, pencetak gol kemenangan Bulgária, Marin Petkov, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraih timnya. Se você não quiser fazer isso, não se preocupe com o elemento tim, o que significa que você se adapta ao tempo de serviço e ao tempo.
“Kami bekerja sangat keras dan beradaptasi dengan cepat. Perjalanan 15 jam dan perbedaan waktu bukan hal mudah,” ujar Petkov.
Meski mencatatkan prestasi individual, Petkov membandingkan dirinya com a lenda da Bulgária, Valeri Bozhinov. Eu menilai dirinya masih harus terus berkembang para obter contribuições maiores do que o esperado.
“Saya tidak ingin membandingkan diri. Saya masih jauh dan ingin terus berkembang untuk membantu negara saya,” ucapnya.
Respons Santai Calvin Verdonk soal Cekcok com Mason Greenwood
Calvin Verdonk menanggapi santai isu cekcok com Mason Greenwood, yang sebelumnya sempat terlibat dentro de laga Lille vs Marseille di Ligue 1 2026.
VIVA.co.id
31 de março de 2026




