Sabtu, 6 de junho de 2026 – 10h33 WIB
Birmingham, VIVA – Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung internacional. Berpasangan com petenis asal Australia, Talia Gibson, duo ini sekses mengamankan gelar juara setor ganda turnamen Birmingham Classic 2026. Keberhasilan tersebut diraih setelah mereka menumbangkan pasangan tuan rumah pada babak final yang berlangsung Jumat waktu setempat.
Estreia Manis de Lapangan Rumput, Janice Tjen Bungkam Petenis Jepang no Birmingham Open
No entanto, ele foi derrotado em um WTA 125 e disse que estava no caminho certo, Janice / Gibson permaneceu sólido antes de tudo. Mereka menyudahi perlawanan sengit dari unggulan kedua asal Inggris, Harriet Dart e Maia Lumsden, fez dois set langsung langsung (straight set) com skor akhir 6-4 e 6-3.
Memasuki set pertama, Janice/Gibson langsung berinisiatif mendikte jalannya pertandingan. Berbekal servis keras yang exatamente, pasangan Indonésia-Austrália ini sekses membukukan dua kali ace. Begitu masculino, Dart/Lumsden não tem diâmetro. No entanto, o envio de mensagens de texto em inglês é mais fácil de fazer. As estatísticas mencionam Dart/Lumsden mampu memasukkan 70,6 pessoas de serviços prestados apenas e memenangi 62,5 pessoas em Antaranya.
Kunci Kemenangan Aldila Sutjiadi/Janice Tjen no Madrid Open 2026: Estratégia Matang e Momentum Terjaga
Kendati demikian, Effectivitas pengembalian bola menjadi kunci pembeda bagi Janice/Gibson. Mereka tampil sangat klinis com o máximo de três pontos de quebra que foram perdidos para que ele pudesse definir o set pembuka com o placar de 6-4.
Memasuki definiu kedua, tekanan yang dilancarkan Janice/Gibson kian intens. Konsistensi servis kuat kembali menjadi senjata andalan dengan catatan tambahan dua ace. A combinação de jogos que apik membuat mereka mampu memenangi hingga 84,2 pessoas dos serviços oferecidos. A perda mental de um ponto de quebra de 100 pessoas em um ponto de quebra de ancaman lawan pode ser alcançada. Setelah marcou apenas 14 minutos, Janice/Gibson akhirnya perdeu para o placar de 6-3.
Estreia Tanah Liat no Aberto de Madrid 2026: Janice Tjen Gandeng Aldila Sutjiadi Bidik Kebangkitan
Bagi Janice Tjen, troféu de Birmingham, foi menjadi catatan sejarah tersendiri. Ele fez juara ganda kelima yang berhasil ia coleksi serk memulai estréia em seu WTA profissional em setembro de 2019. Petenis kelahiran Jacarta berusia 24 tahun tersebut tercatat memiliki rekam jejak yang impresif no setor ganda bersama alguns pasangan berbeda.
Halaman Selanjutnya
Sebelumnya em outubro de 2025, Janice sekses menjuarai WTA 125 Suzhou di China berpasangan dengan petenis Indonesia lainnya, Aldila Sutjiadi. Pada bulan yang sama, ia juga merebut gelar WTA 250 Guangzhou bersama petenis Polônia, Katarzyna Piter. A mesma Janice e Aldila kembali fizeram sucesso na Índia com o troféu WTA 250 Chennai em novembro de 2025. 2026 na Austrália.