Sabtu, 11 de julho de 2026 – 05:04 WIB
VIVA – Legend Tinju Dunia, Manny Pacquiao, menuai gelombang critik setelah mengunggah video momen saat dirinya menjatuhkan Ricky Hatton di media social.
Lenda de Selamat Jalan! Pertarungan Terakhir Oleksandr Usyk Terungkap
Unggahan itu dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada Hatton yang meninggal dunia pada September 2025 di usia 46 tahun. No entanto, alih-alih mendapat respons positif, banyak penggemar justru menilai cara Pacquiao mengenang mantan rivalnya tersebut tidak pantas.
Em 2009, Pacquiao ganhou o título de campeão em 2009, e KO Hatton foi nomeado para a rodada para apenas gelar Juara Dunia no meio do caminho em Las Vegas.
Pernah Dijuluki Titisan Floyd Mayweather, Petinju Ini Viral Usai Pamer Saldo Rekening
Pacquiao menyertakan keterangan singkat. “Merupakan sebuah kehormatan bisa berbagi ring dengan Ricky Hatton yang luar Bisa.”
Meski berniat apresentou penghormatan, banyak warganet menilai video yang dipilih justru mengingatkan publiclik pada kekalahan paling menyakitkan dalam karier Hatton.
Resmi, Tyson Fury e Anthony Joshua Sama-sama Retorno, Duelo Terbesar Tinju Dunia Tinggal Menunggu Waktu
“O vídeo não foi exibido para Ricky”, disse ele.
Komentar lain bahkan meminta Pacquiao segera menghapus unggahan tersebut. “Hapus postan ini. Sangat tidak pantas.”
Ada pula yang menyayangkan pilihan vídeo tersebut. “Kalau memang ingin menghormatinya, kenapa justru mengunggah momen saat dia dipukul KO? Setidaknya unggahlah awal pertarungan sebagai bentuk penghormatan.”
Pacquiao Sempat Beri Penghormatan Menyentuh
Terlepas deri troversi unggahan itu, hubungan Pacquiao e Hatton sebenarnya dipenuhi rasa saling menghormati.
Sesaat setelah kabar meninggalnya Hatton dikonfirmasi, Pacquiao termasuk sosok pertama yang menyampaikan belasungkawa.
“Saya sangat sedih mendengar kepergian Ricky Hatton. Dia bukan hanya petinju hebat di atas ring, tetapi juga pribadi yang berani dan baik hati.”
“Kami berbagi momen yang tak terlupakan dalam sejarah tinju. Saya akan selalu menghormati sportivitas dan rasa hormat yang ia tunjukkan.”
Pacquiao juga menyebut Hatton sebagai sosok yang berjuang dengan berani, bukan hanya di dalam ring, tetapi juga dalam menjalani kehidupannya.
“Saya mendoakan keluarga Hatton e todos os orang yang mencintainya. Semoga Tuhan memberikan kekuatan di masa sulit ini.”
Hatton Juga Menaruh Hormat kepada Pacquiao
Rasa hormat itu ternyata datang dari kedua belah pihak. Beberapa bulan sebelum meninggal dunia, Hatton sempat memberikan komentarnya saat Pacquiao memutuskan kembali naik ring menghadapi Mario Barrios em julho de 2025.
Halaman Selanjutnya
Hatton mengaku sempat mempertanyakan keputusan tersebut karena usia Pacquiao yang sudah tidak muda. Namun, ia tetap memuji pencapaian petinju asal Filipina itu.