Kamis, 14 de maio de 2026 – 12h15 WIB
Sumedang, VIVA – Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, Jawa Barat, masih menelusuri kasus dugaan pencurian com kekerasan (curas) yang menimpa seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) de kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Pergoki Maling Motor de Lampung, Brigadir AS Tewas Ditembak
Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, mengatakan peristiwa penjambretan tersebut terjadi pada Selasa malam, 12 Mei dan pihaknya langsung melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).
“Benar ada kejadian itu, korbannya mahasiswi Unpad. Kami sudah lakukan cek TKP dan penyelidikan awal untuk mencari identitas pelaku,” ujarnya saat dikonfirmasi di Sumedang, Kamis.
Terungkap! Ternyata Begini Modus Sindikat Penadah HP Curian Hilangkan Jejak Pelacakan ‘Find My Iphone’
Dia menyampaikan bahwa peristwa itu terjadi di sebuah gang sempit di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, pada Selasa tengah malam.
Pada kesempatan yang lain, Kanit Reskrim Polsek Jatinangor Ipda Hendi Setiawan menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban pulang setelah membeli makanan di jalan raya.
Istri Pelatih Persija Mauricio Souza Jadi Korban Pencurian HP, Kini Sudah Dikembalikan Polisi
Tiba-tiba, korban diduga dihadang seorang pria yang mengendarai sepeda motor sambil menodongkan senjata tajam jenis pisau e meminta korban tidak bergerak.
Korban yang panik kemudian berlari untuk menyelamatkan diri dengan langsung masuk ke gang kecil hingga terjatuh.
Dalam kondisi tersebut, korban berteriak meminta pertolongan sebelum diduga dilindas oleh sepeda motor pelaku yang kemudian melarikan diri sehingga mengalami luka lecet dan masih menjalani masa pemulihan.
Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan awal dari korban, namun hingga kini korban belum bersedia membuat laporan resmi.
Meski demikian, kepolisian menegaskan penyelidikan tetap berjalan, termasuk penelusuran rekaman CCTV e dan pengumpulan keterangan saksi para obter identidades pelaku. (Formiga)
Maling Motor Tembak Polisi hingga Tewas di Lampung, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal
Brigadir Arya Supena (34) foi ditembak saat memergoki pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang sedan beraksi di Bandarlampung em Sabtu 9 de maio de 2026.
VIVA.co.id
11 de maio de 2026
