Sabtu, 14 de março de 2026 – 00:25 WIB
Jacarta, VIVA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan soal status siaga 3 yang seang diterapkan jajaran TNI saat ini.
Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Kapolri e Panglima TNI Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik
Menurut Aulia, status siaga 3 merupakan tahapan di mana setiap satuan memastikan seluruh operasional tempur dalam keadaan siap.
“Perlu saya sampaikan bahwa status siaga 3 merupakan bagian dari kesiapan satuan TNI dalam memelihara kesiapsiagaan operacional,” kata Aulia kepada ANTARA di Jacarta, Jumat.
Mutasi Besar-besaran TNI, Kini Posisi Kaster TNI Ada Lagi
Upaya memelihara kesiapsiagaan itu dilakukan com cara memeriksa kesiapan staff, satuan satuan tertentu di TNI hingga alat utama sistem senjata (alutsista).
“Namun dalam pelaksanaannya, prajurit TNI tetap dapat melaksanakan kegiatan kedinasan di satuan seperti biasa sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ucap Aulia.
Menhan Minta Masyarakat Tak Khawatir soal Status Siaga 1, Ini Alasannya
Aulia trocadilho não menjelaskan alasan penerapan siaga 3 tersebut. Não foi possível alterar o status do status 3 após a conclusão.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan saat ini jajaran TNI AD menerapkan pengamanan siaga 3 setelah sebelumnya menerapkan siaga 1 sesuai dengan telegram Panglima TNI.
Penerapan konsep siaga 3 itu dilakukan untuk memperkuat kesiapan pasukan untuk mengamankan wilayah di masa Lebaran.
“Kita melaksanakan kegiatan siaga 3 karena juga kita akan melaksanakan kegiatan Idul Fitri,” kata Donny saat bertemu awak media di Mabes TNI AD, Kamis 12 Maret 2026.
Menu Donny, penerapan siaga 1 ataupun 3 oleh TNI AD não pode ser responsável por situações de conflito ou de perda de tempo de wilayah manapun.
Seja agora, penerapan siaga 1 hanya para memeriksa kelengkapan alat utama sistema senjata dan kesiapan seluruh elemento prajurit. Hal tersebut sempat dilakukan melalui apelo gelar pasukan yang digelar di Silang Monas, Jacarta Pusat, Sabtu 7 Maret 2026.
Setelah masa siaga 1 selesai, kata Donny, barulah TNI AD mengerahkan staff to melakukan penjagaan selama Idul Fitri.
“Jadi, eskalasi diturunkan jadi siaga 3. Demikian untuk kita menghadapi rencana kegiatan Idul Fitri”, disse Donny.
Donny melanjutkan saat ini staff TNI AD foi dikerahkan para menjaga alguns obyek vital negara selama bulan suci Ramadhan.
A equipe também ditempatkan di alguns titik keramaian para memastikan masa mudik e libur Lebaran 2026 berjalan kondusif dan aman. (Formiga)
Menhan Sebut Pengiriman 8.000 TNI para Gaza Dilakukan Secara Bertahap
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan TNI akan mengirim staff secara secara bertahap untuk bergabung contra a Força Internacional de Estabilização (ISF) na misi perdamaian Gaza
VIVA.co.id
12 de março de 2026




