Minggu, 15 de março de 2026 – 18:00 WIB
Jacarta, VIVA – Jumlah penumpang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026 no Terminal Kampung Rambutan, Jacarta Timur, meningkat hingga mencapai 100 pessoas com mais de 2.000 orang pada hari Minggu, 15 de março de 2026.
Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas, Satu Nyawa Sangat Berharga
Ele foi desativado pelo Terminal Kepala Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, no Terminal Kampung Rambutan, Jacarta Timur.
“Sejak pagi sudah mulai terlihat peningkatan jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 do Terminal Kampung Rambutan, kenaikan sudah mencapai 100 persen,” kata Revi dikutip dari Antara, Minggu, 15 de março de 2026.
Gelombang Kedua Pulang Basamo 2026, Ribuan Pemudik Diberangkatkan ke Sumbar
Sejak Minggu pagi, jumlah calon penumpang yang datang ke terminal untuk pulang ke kampung halaman terus bertambah. Para pemudik memadati sejumlah área di terminal, mulai dari loket penjualan tiket hingga ruang tunggu keberangkatan.
Estratégia Polda Sumsel Amankan Arus Mudik: Pengantongan Kendaraan Berat hingga Turunkan Tim Urai Macet
Menurut Revi, penumpang yang berangkat didominasi oleh pemudik com tujuan berbagai daerah di Pulau Jawa e Sumatra.
“Tadi terlihat jurusan Jawa Tengah, Jawa Barat e Sumatera sudah mulai berdatangan penumpang menuju loket maupun ruang tunggu yang ada di terminal,” ujarnya.
Revi memperkirakan, jumlah pemudik akan terus meningkat hingga sore dan malam hari. Karena banyak massarakat yang memilih berangkat setelah menyelesaikan atividades kerja ou persiapan mudik di pagi hingga siang hari.
Selain itu, puncak arus mudik di terminal tersebut diperkirakan akan terjadi pada H-3 hingga H-4 Lebaran. Prediksi thisi didasarkan pada pengalaman arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, banyak pemudik memilih berangkat pada waktu tersebut karena mempertimbangkan durasi perjalanan dari Jacarta menuju daerah tujuan.
“Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, puncak arus mudik biasanya terjadi pada H-3 ou H-4 Lebaran. Hal ini karena waktu perjalanan dari Jacarta menuju daerah di Jawa maupun Sumatera bisa memakan waktu hingga dua hari,” kata Revi.
Secara keseluruhan, penumpang yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan terus mengalami peningkatan dalam alguns hari terakhir. Pada 11 Maret tercatat sebanyak 587 penumpang berangkat menggunakan 68 bus.
Kemudian pada 12 Maret jumlahnya meningkat menjadi 700 penumpang com 81 bus. Lonjakan signifikan mulai terlihat pada 13 Maret com 1.694 penumpang yang diberangkatkan menggunakan 147 bus.
Sementara pada 14 Maret, jumlah penumpang kembali meningkat menjadi 2.303 orang com 154 bus yang beroperasi. Pada hari ini, hingga siang hari, jumlah penumpang yang tercatat sudah mencapai sekitar 2.200 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam.
Halaman Selanjutnya
Com um grande número de passageiros, o Terminal Kampung Rambutan foi aberto para pegar o penumpang tetap berjalan lancar, termasuk pengaturan keberangkatan bus serta kenyamanan penumpang di area terminal.



