Início Notícias Latih Petani Sawit Perempuan Lebih Produktif & Mandiri, Triputra Agro Persada Geber...

Latih Petani Sawit Perempuan Lebih Produktif & Mandiri, Triputra Agro Persada Geber Program Perkasa

16
0
Latih Petani Sawit Perempuan Lebih Produktif & Mandiri, Triputra Agro Persada Geber Program Perkasa

Kamis, 23 de abril de 2026 – 15h20 WIB

Jacarta, VIVA – Pengelolaan perkebunan sawit oleh perempuan kini sudah semakin bertranformasi menjadi lebih mandiri. Bahkan di berbagai wilayah sentra sawit rakyat, perempuan kini semakin aktif terlibat dalam pengelolaan kebun.

img_title

Detik-detik 3 Petani de Agam Sumbar Tersambar Petir, Satu Tewas

Salah satu program yang mendukung ke arah tersebut misalnya seperti milik PT Muaratoyu Subur Lestari, sebagai anggota dari PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP), yang memiliki Program Pelatihan Petani Berkualitas dan Sejahtera (Perkasa).

Programa yang berfokus pada peningkatan kapasitas petani melalui pembelajaran praktis di lapangan itu, bertujuan mendorong Produktivitas kebun petani guna medongkrak aspek kesejahteraan para petaninya secara berkelanjutan.

img_title

Hari Kartini, Pertamina Patra Niaga Hadirkan Pasar Murah hingga Edukasi Kesehatan Bagi Perempuan

Kelapa viu isso.

Petani viu de Desa Mendik, Paser, Kalimantan Timur, Ida Farida mengatakan, Programa Perkasa ini telah melatihnya untuk memilih bibit, menentukan waktu pemupukan, hingga memastikan proses panen dilakukan com benar.

img_title

Komitmen Lion Parcel Wujudkan Dukungan e Lingkungan Kerja Supportif Bagi Kurir Perempuan

“Peran ini tumbuh seiring meningkatnya kesadaran bahwa keberhasilan kebun tidak hanya ditentukan oleh tenaga, tetapi juga pengetahuan,” kata Ida dalam keterangannya, Kamis, 23 de abril de 2026.

Ida mengaku, sebelumnya dia memanen tandan buah segar (TBS) tanpa benar-benar memahami tingkat kematangan yang ideal. Buah yang dipanen sering kali belum matang sempurna, sehingga harga jual yang diterima trocadilho tidak ideal saat dijual ke pabrik kelapa sawit.

“Saya benar-benar baru megetahui kalau sawit yang masih kecil itu tidak boleh dipotong dulu. Sebelumnya saya belum tahu, jadi asal panen saja. ujarnya.

Programa pelatihan Perkasa dirancang com 40 pessoas teóricas dasar e 60 pessoas práticas durante a secagem intensiva selama tiga hari. Harapannya, petani peserta dapat langsung mempraktikkan cara merawat tanaman secara presisi, sehingga mereka pulang dengan kepercayaan diri para menjadi ahli di kebun sendiri.

Peserta pelatihan Perkasa de PT Gawi Bahandep Sawit Mekar, Syarifah menjelaskan, banyak petani termasuk petani perempuan di desanya selama ini mengelola kebun sawit seadanya, karena keterbatasan pengetahuan. Alhasil, produtividade é muito importante.

Halaman Selanjutnya

“Masyarakat sebelumnya não megetahui bagaimana cara pemupukan, panen, dan perawatan tanaman yang benar sehingga hasil yang didapat tidak maximal. Setelah ikut pelatihan Perkasa, kami jadi tahu waktu yang tepat, cara yang benar, dan alasan di balik setiap tindakan di kebun,” kata Syarifa.

Halaman Selanjutnya

Fuente